PENDIDIKAN merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, tetapi anak-anak di tingkat desa sering kali terhambat oleh keterbatasan akses untuk pendampingan belajar di luar jam sekolah.
Kelompok 3 PKM Bahari 2026 berinisiatif mengambil peran aktif dalam mendukung pendidikan masyarakat lokal melalui partisipasi langsung dalam kegiatan pengajaran di Yayasan Rumah Belajar Cerdas (RBC).
Program ini dilaksanakan secara konsisten oleh Kelompok 3 PKM Bahari 2026 dari tanggal 14 Juli hingga 15 Agustus 2026, terfokus menghadirkan suasana belajar yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan untuk meningkatkan motivasi serta pemahaman tentang akademik kepada anak anak di Desa Sidoasri.
PKM-B Kelompok 3 FPIK UB bekerja sama dengan Yayasan Rumah Belajar Cerdas (RBC) untuk mengadakan les gratis bagi anak-anak di Desa Sidoasri. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin di dua lokasi, yaitu Yayasan Rumah Belajar Cerdas (RBC)setiap Senin, Rabu, dan Jumatmulaipukul14.00 WIB, serta Maranatha setiap Kamis dan Sabtu mulai pukul 15.00 WIB.
MahasiswaPKM-BKelompok3 FPIK UB terlibat langsung dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan belajar, mulai dari penyampaian materi hingga membantu mengerjakan latihan. Pelaksanaan di dua lokasi tersebut memungkinkan kegiatan lesgratis menjangkau lebih banyak anak dengan menyesuaikan jadwal dan tempat belajar yang tersedia. Pihak RBC turut mendukung pelaksanaan kegiatan melalui penyediaan tempat dan pendampingan selama proses belajar.
Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pembelajaran sesuai materi yang diberikan dan berkesempatan untuk bertanya maupun berdiskusi bersama mahasiswa.
Pembelajaran dilakukan melalui penjelasan materi, tanya jawab, diskusi, dan latihan soal agar peserta dapat terlibat secara aktif selamaprosesbelajar.Mahasiswajugamenyesuaikanpenyampaianmateridengankondisipeserta
sehingga kegiatan berlangsung dalam suasana yang santai dan tidak monoton. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan peserta membuat proses belajar terasa lebih dekat dan komunikatif. Upaya memberikan pendampingan belajar tambahan bagi anak-anak di Desa Sidoasri diwujudkan melaluikerja sama PKM-B Kelompok 3 FPIK UB dan Yayasan Rumah Belajar Cerdas.
Antusiasme anak-anak sangat terlihat sejak kegiatan pembelajaran dimulai. Suasana yang santai dan penuh interaksi sangat dirasakan pada pembelajaran bersama setiap harinya. Anak-anak tidak ragu untuk bertanya, menjawab pertanyaan, maupun menceritakan pengalaman mereka kepada mahasiswa. Sesekali, tawa dan canda terdengar di tengah proses belajar, terutama ketika mahasiswa menyelipkan permainan edukatif dan aktivitas ringan di antara penyampaian materi. Bagi anak-anak, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperoleh pendampingan belajar, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan juga membuat mahasiswa dapat mengenal karakter dan kebutuhan belajar masing-masing anak. Beberapa anak terlihat aktif menjawab pertanyaan, sementara yang lainnya membutuhkan pendampingan lebih dekat untuk memahami materi.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk menyesuaikan cara penyampaian materi agar setiap anak dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Kedekatan yang terbentuk selama proses pembelajaran pun membuat suasana belajar menjadi lebih terbuka, sehingga anak-anak semakin berani menyampaikan pertanyaan dan kesulitan yang mereka hadapi.
“Kamisangatsenangmelihatantusiasmeanak-anakselamakegiatanbelajarini,bahkansejakhari pertama kami sudah sangat disambut meriah oleh anak-anak yang belajar di yayasan RBC ini. Sesi pembelajaran memang tergolong singkat, tapi kami merasa sangat dihargai selama proses pembelajaran berlangsung,” ujar Mohammad Jordan, salah satu mahasiswa PKM-B Kelompok 3 yang terlibat dalam kegiatan.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut tidak hanya menjadibentuk pengabdiandi bidangpendidikan, tetapi juga menjadi pengalaman untuk belajar bersama masyarakat. Antusiasme dansemangatanak-anak selama mengikuti kegiatan menjadi salah satu hal yang memberikan kesan tersendiri bagi mahasiswa. Melalui interaksi sederhana di ruang belajar, terbangun hubungan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga pada upaya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan suportif bagi anak-anak Desa Sidoasri.
Kegiatan pendampingan belajar yang dilaksanakan PKM-B Kelompok 3 FPIK UB memberikan manfaat bagi anak-anak Desa Sidoasri. Melalui diskusi, tanya jawab, latihan soal, dan permainanedukatif, kegiatan berlangsung secara interaktif dan menyenangkan. Pendampingan tersebut membantu anak-anak lebih aktif dalam belajar, berani bertanya, serta meningkatkan minat dan kepercayaan diri dalam memahami materi. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami karakter serta kebutuhan belajar anak.
Kegiatan les gratis ini diharapkan dapat mendorong anak-anak Desa Sidoasri untuk terus mempertahankan semangat dan minat belajar setelah program berakhir. Kerja sama antara PKM-B Kelompok 3 FPIK UB, Yayasan Rumah Belajar Cerdas, dan masyarakat setempat jugadiharapkandapat terus terjalin untuk mendukung keberlanjutan kegiatan pendidikandiDesaSidoasri.Melaluikegiatanini, mahasiswa turut memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Editor : Redaksi