Akhir Tahun, BTT Ponorogo Disuntik Rp 5 Miliar

realita.co
Sekda Ponorogo, Agus Pramono.

PONOROGO (Realita)- Pasca terevaluasinya dana cadangan Pilkada Ponorogo tahun 2024 dalam pos P-APBD 2022 oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pos Belanja Tidak Terduga (BTT) Ponorogo tahun ini menjadi gemuk. 

Ini lantaran pos dana kaget ini disuntik Rp 5 miliar, yang bersumber dari pengalihan dana cadangan Pilkada tersebut.

Baca juga: Pererat Hubungan Historis, Keraton Surakarta dan Pemkab Ponorogo Jajaki Kerja Sama Pariwisata

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono. Ia mengatakan, dana BTT itu nantinya untuk mengcover dana bencana yang mungkin terjadi di Ponorogo dalam kurun waktu Oktober hingga Desember ini. 

Baca juga: Raperda PLP2B Disahkan, 9 Hektar Sawah Di Ponorogo Alih Fungsi Jadi KDKMP

" Karena dalam Raperda P-APBD  kita yang dievaluai Gubernur dana cadangan Pilkada diminta dijadikan satu dalam 2023, maka Rp 5 M yang kita anggarkan di PAK kita alihkan ke BTT," ujarnya, Selasa (11/10/2022). 

Agus mengaku, tahun 2022 ini pos BTT dalam APBD induk mencapai Rp 9,2 Miliar. Dengan penambahan Rp 5 miliar dalam PAK ini,  dana BTT Ponorogo bertambah menjadi Rp 14,2 miliar.

Baca juga: Suap Mutasi Diungkap KPK, Ratusan PNS Ponorogo Jalani Profiling ASN dari BKN

" Kita taruh dulu di Kasda dalam pos BTT biar tidak dipakai untuk ini itu. Kemarin BTT ini banyak digunakan untuk penanganan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku)," pungkasnya. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru