Walikota Madiun Kawal Musrenbang Kartoharjo dari Madinah

realita.co
Walikota Madiun, Maidi mengawal jalannya Musrenbang Kecamatan Kartoharjo dari Madinah Arab Saudi. Foto:Adi

MADIUN (Realita)– Walikota Madiun, Maidi terus mengawal penyusunan anggaran pembangunan tahun 2024 dengan mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Kali ini, Maidi membuka acara Musrenbang Kecamatan Kartoharjo melalui virtual dari Madinah Arab Saudi lantaran sedang menjalankan ibadah Umrah, Selasa (7/2/2023).

“Saya sempatkan waktu untuk terhubung langsung dengan Musrenbang Kecamatan Kartoharjo,” katanya saat zoom meeting bersama masyarakat, OPD, dan DPRD yang ada di Aula Kecamatan Kartoharjo.

Baca juga: KPK Periksa Sejumlah Saksi di KPPN Madiun, Dalami Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Jerat Maidi

Pak Maidi-sapaan akrabnya-ingin memastikan bahwa skala prioritas yang telah diusulkan melalui Musrenbang tingkat kelurahan telah terakomodir di Musrenbang tingkat kecamatan. Bahkan, beberapa pembangunan di tahun sebelumnya yang belum sempurna, untuk segera diselesaikan. Seperti contoh pavingisasi dan penerangan jalan umum (PJU) disetiap gang-gang permukiman untuk dioptimalkan.

Maidi ingin pembangunan yang belum sempurna untuk segera diselesaikan.

“Pavingisasi dan penerangan jadi prioritas. Banyak daerah lain meniru kita. Maka kalau semakin cepat, penyelesaian program semakin mudah,” tambahnya.

Baca juga: Penahanan Diperpanjang 40 Hari, Wali Kota Nonaktif Madiun Maidi Jalani Ramadan hingga Idul Fitri di Rutan KPK

Sesuai data, bidang fisik Kecamatan Kartoharjo sebanyak 447 usulan skala prioritas dengan membutuhkan anggaran sekitar Rp 98,8 miliar. Bidang fisik tersebut meliputi pavingisasi, PJU, saluran, RTLH, jambanisasi, pengaspalan, rehab gedung maupun fasum, dan pemeliharaan RTH.

Sementara untuk non fisik, meliputi bantuan sosial, sarpras kelurahan, pelatihan, pengelolaan persampahan, serta seni budaya dan olahraga. Non fisik ini sebanyak 192 usulan dan membutuhkan anggaran sebesar Rp 8,6 miliar.

Musrenbang di Aula Kecamatan Kartoharjo diikuti oleh masyarakat, DPRD, dan OPD.

Baca juga: KPK Bawa Dua Mobil Mewah Milik Rahma Noviarini ke Jakarta, Diduga Terkait Kasus Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif

“Masyarakat ingin perubahan yang selama ini masih ada kekurangan-kekurangan untuk diselesaikan bersama,” tandasnya.adv

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru