SURABAYA (Realita)- Seorang anggota Polsek Tegalsari, Surabaya, menjadi korban pemukulan oleh oknum anggota TNI Angkatan Laut pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026.
Korban, Iptu Agus Mujiono, Kanit Samapta Polsek Tegalsari, pingsan setelah dipukul di bagian kepala dan kini masih menjalani perawatan di RS William Booth.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, insiden terjadi sekitar pukul 01.05 WIB setelah Polsek Tegalsari menerima laporan melalui layanan 110. Seorang pria yang mengaku anggota TNI AL diduga membawa parang dan merusak mobil pengunjung di Cafe Handsman, Jalan Wahidin, Surabaya," ujar Hadi kepada masyarakat, Selasa (26/5/2026).
Hadi juga membeberkan, Kapolsek Tegalsari bersama Iptu Agus Mujiono yang bertugas sebagai Perwira Pengawas langsung menuju lokasi. Mereka juga berkoordinasi dengan Gartap III/Surabaya untuk menangani laporan tersebut.
"Di lokasi, petugas menemukan parang yang diduga digunakan pelaku. Namun, pelaku sudah meninggalkan tempat dengan mobil Toyota Innova Reborn berpelat nomor W-1068-EH," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, sekitar pukul 02.10 WIB, mobil pelaku ditemukan berhenti di Jalan Tamrin, Tegalsari. Tiga anggota piket Gartap yang mendapat informasi turut mendatangi lokasi. Saat diminta menunjukkan Kartu Tanda Anggota, pelaku awalnya menolak.
"Setelah berhasil diperiksa, diketahui pelaku adalah Mayor Laut Marthen Otti Tekege, 40 tahun, yang menjabat sebagai Kama Bek Depplai AAL dan beralamat di Gresik," bebernya.
Situasi memanas ketika pelaku tiba-tiba emosi. Iptu Agus Mujiono yang berada di dekatnya menjadi sasaran pemukulan. Korban sempat menghindar, namun terpeleset dan terjatuh hingga kepala membentur aspal. Pelaku kemudian memukul kepala korban dua kali hingga pingsan.
"Korban segera dievakuasi rekan- rekannya ke RS William Booth. Hasil CT Scan menunjukkan Iptu Agus tidak mengalami gegar otak, namun masih merasa berkunang- kunang. Kapolrestabes Surabaya meminta korban tetap dirawat hingga pulih total," jelasnya.
Sementara itu, pelaku langsung diamankan oleh petugas Gartap III/Surabaya dan dibawa ke Mako untuk proses hukum lebih lanjut. Polsek Tegalsari menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan memantau kondisi kesehatan korban.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Koarmada Dua Surabaya terkait insiden tersebut.(wis)
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-48944-oknum-tni-al-ngamuk-bawa-parang-hancurkan-mobil-tamu-cafe-di-surabaya