MADIUN (Realita) – Bibit atlet cabang olahraga (cabor) catur di Kota Madiun mulai dijaring. Sebanyak 130 pecatur junior beregu jenjang SMP sederajat ikut dalam kejuaraan kota (kejurkot) di Pujasera GOR Wilis Kota Madiun, Selasa (20/8/2024).
Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto mengapresiasi gelaran kejurkot yang diinisiasi oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Madiun. Dimana mereka berkomitmen melahirkan dan membangun bibit atlet cabor catur. Pun menggelar kejuaraan-kejuaraan untuk memantik motivasi pecatur. Terutama pecatur junior.
Baca juga: Soroti Kesaksian Sekda dan Eks Kadis PUPR, Pengamat Nilai Terungkap Dugaan Perbuatan Melawan Hukum
‘’Ini (kejuaraan, Red) kesempatan bagus bagi pecatur junior menunjukkan bakat,’’ katanya saat membuka kejurkot catur, Selasa (20/8/2024).
Dia berharap kejurkot catur melahirkan bibit atlet potensial untuk membawa Kota Madiun di ajang kejuaraan bergengsi. Baik tingkat di provinsi maupun nasional.
Baca juga: Turnamen Catur Piala Bung Karno Jadi Ajang Cetak Generasi Berpikir Strategis
‘’Insya Allah bibit-bibit atlet ini yang akan mengharumkan nama Kota Madiun di masa mendatang,’’ pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Percasi Kota Madiun, Agus Wahyu Hidayat mengatakan, kejurkot yang digelar sebagai wadah pecatur junior unjuk kebolehan. Pecatur potensial bakal terseleksi lewat kejuaraan ini. Setelah mendapat bibit atlet, pecatur yang berprestasi dalam kejurkot bakal digembleng untuk kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi. Dia berharap ada pecatur mewakili Kota Madiun yang prestasinya moncer di tingkat nasional.
‘’Kiprah pecatur tidak hanya saat ada pertandingan. Kami berharap mereka (pecatur junior, Red) untuk terus berlatih,’’ tuturnya.
Baca juga: Rencana Relokasi PKL Kawasan Alon-Alon Kota Madiun Tuai Penolakan, Ini Alasannya
Selain kejurkot, kata Agus, pihaknya juga membuka bimbingan catur setiap harinya yang berlokasi di Jalan Abdurrahman Saleh. Khusus pecatur junior, bimbingan dibuka Minggu pukul 13.00 WIB. ‘’Gratis tidak bayar,’’ ujarnya. adv
Editor : Redaksi