Masyarakat Ingin Maidi Lanjutkan Pembangunan Kota Madiun

realita.co
Cawali nomor urut 2 Maidi saat blusukan di Kelurahan Manguharjo dan Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (19/11/2024). Foto: Adi

MADIUN (Realita) – Dukungan suara terus mengalir bagi pasangan calon (paslon) Maidi-F Bagus Panuntun (Madiun). Kali ini, dukungan datang dari warga Kelurahan Manguharjo dan Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Hal itu terlihat ketika masyarakat antusias menyambut calon wali kota (cawali) nomor urut 2 Maidi yang blusukan di tengah-tengah masyarakat, Selasa (19/11). Bahkan, tak sedikit warga meminta Wali Kota Madiun periode 2019-2024 itu untuk melanjutkan kepemimpinan lima tahun ke depan.

Baca juga: KPK Periksa Sejumlah Saksi di KPPN Madiun, Dalami Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Jerat Maidi

‘’Alhamdulillah ini menjadi modal kita untuk berjuang dalam memajukan Kota Madiun serta menyejahterakan masyarakat. Insya Allah saya pasti melanjutkan apa yang menjadi harapan masyarakat,’’ ucap Maidi.

Menurut Maidi, perubahan pesat dan keberhasilan Kota Madiun saat ini sudah sepatutnya dipertahankan dan dilanjutkan. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat bakal terus berlanjut ke depannya. Baik dalam sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Nah, harapan itu dapat diwujudkan dalam hari pemungutan suara Pilwalkot 2024 Kota Madiun pada 27 November nanti.

Baca juga: Penahanan Diperpanjang 40 Hari, Wali Kota Nonaktif Madiun Maidi Jalani Ramadan hingga Idul Fitri di Rutan KPK

‘’IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita tinggi. Artinya pembangunan Kota Madiun sejauh ini berhasil. Jika berhasil ya harus dilanjutkan,’’ ucapnya.

Selain meraup dukungan, agenda blusukan Maidi sekaligus ajang menyerap aspirasi masyarakat. Mayoritas masyarakat menginginkan Kota Madiun lebih maju. Baik dari segi infrastruktur fisik maupun non-fisik. Dia meyakini pembangunan pasti merata dalam kinerjanya selama lima tahun ke depan.

Baca juga: KPK Bawa Dua Mobil Mewah Milik Rahma Noviarini ke Jakarta, Diduga Terkait Kasus Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif

‘’Secara hitung-hitungan pembangunan Kota Madiun periode pertama belum genap lima tahun karena dua tahun terjadi pandemi Covid-19 yang membuat anggaran di-refocusing. Makanya pilih paslon Madiun akan kami selesaikan semua di periode kedua,’’ pungkasnya. adi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru