SEMARANG (Realita) Misteri kematian di Desa Kalibuntu, Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah masih menyisahkan kesedihan dan duka mendalam bagi keluarga Rizky Setiawan (25) yang diduga kuat korban pembunuhan sadis yang jasadnya dibuang di semak-semak pinggir Sungai Cisanggarung.
Pihak keluarga masih terus berupaya mencari keadilan, dan mengikuti perkembangan serta mencari informasi penyelidikan dari pihak kepolisian khususnya Polres Brebes dan Direktorat Krminal Umum Polda Jawa Tengah.
Baca juga: Setahun Kasus Pembunuhan di Brebes Belum Terungkap, Pemerhati Desak Reformasi Polri Jilid 2
Een (Paman) bersama Kasim (ayah kandung) almarhum sudah mencoba berbagai upaya untuk dapat mengungkap tabir insiden yang menewaskan pemuda asal Desa Kalibuntu ini, yang masih menjadi perhatian publik luas. Mereka sempat berupaya mendatangi Komisi Kepolisian Nasional hingga bersurat secara resmi ke Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) untuk melaporkan peristiwa dan keluhan peristiwa yang sangat memilukan ini.
"Kami berempat kemarin, sempat mendatangi kantor Kompolnas untuk mengadu dan bersurat secara resmi kepada Komisi III DPR untuk meminta bantuan keadilan meninggalnya Rizky," ujar Een kepada wartawan sambungan telepon, Kamis (6/3/2025).
Masih cerita Een, ia mengungkapkan, bahwa dirinya bersama keluarganya tetap akan terus berupaya semaksimal mungkin supaya kasus ini terungkap dan terang benderang," sambungnya.
Berawal dari acara sedekah bumi hingga pergelaran panggung sandiwara pada tanggal 12 Oktober 2024 lalu, keesokan harinya berubah menjadi peristiwa berdarah di Desa Kalibuntu, pasalnya Rizky sudah ditemukan dengan keadaan tidak bernyawa, (13/10). Sudah lima bulan lebih para terduga pelaku masih berkeliaran tanpa ada rasa penyesalan dan dihantui rasa bersalah. Disinggung informasi apa yang didapat keluarga saat ini, Een hanya mengatakan tidak ada informasi apa-apa terkait perkembangan kasus keponakannya.
"Saya lupa minta nomer tim Pak Gufron Kompolnas, jadi belum dapat kabar apa-apa," ungkapnya.
Dirinya menduga ada ketersinggungan dari pihak kepolisian karena keluarga mengadu ke Kompolnas dan Komisi III DPR RI.
"Aku rasa sekarang polisi udah ngga telepon lagi, bisa jadi marah karena ke Jakarta nemuin Kompolnas, tapi baru dugaan saja, karena sama sekali sunyi kabar-kabar dari polisi ke keluarga," jelasnya.
Baca juga: Publik Pertanyakan Penanganan Tewasnya Rizky di Brebes, Kompolnas: Kita Tindaklanjuti
Terpisah, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto ketika dikonfirmasi terkait perkembangan kasus Rizky di Brebes, dirinya mengatakan akan mengecek ke Direktorat Reserse Kriminal Umum.
"Kasus tersebut masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak Polres," katanya.
Begitu juga dikatakan, Polres Brebes melalui bagian Dumas mengatakan, terima kasih sampai dengan saat ini proses masih berjalan dengan memanggil saksi-saksi.
"Perkembangan akan kami sampaikan bila ada titik terang. Anggota juga masih terus bekerja di lapangan," tandasnya.
Baca juga: Setahun! Poengky Indarti Tanya Penanganan Tewasnya Rizky di Brebes, Ibu Korban: Percuma Lapor Polisi
Disinggung lebih rinci kepada polisi, kendala apa dalam penanganannya hingga memakan waktu berbulan-bulan.
"Bisa langsung ke Kasat Reskrim untuk lebih detailnya. Nanti kami teruskan ke kasat reskrim, kebetulan ini nomor pengaduan Polres. bisa hubungi Kasat Reskrim," terangnya.
Dikonfirmasi ulang, AKP Resandro Handriajati Kasat Reskrim Polres Brebes melalui telepon, belum merespon pertanyaan dari wartawan melalui pesan singkat terkait perkembangan kasus Rizky yang sudah berbulan-bulan prosesnya. (tom)
Editor : Redaksi