PONOROGO (Realita)- Unit Reskrim Polsek Jenangan mengamankan puluhan selongsong petasan siap isi dari sebuah rumah di Dukuh Krangkungan, Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.
Langkah ini dilakukan kepolisian guna mengantisipasi terulangnya lagi ledakan petasan rakitan hingga menelan dua korban jiwa di Desa Plosojenar Kecamatan Kauman beberapa waktu lalu.
Waka Polsek Jenangan, Ipda Irno Johatma, mengonfirmasi bahwa pengamanan puluhan slongsong petasan rakitan itu terjadi pada Senin, (02/03/2026) kemarin. Pengamanan ini berawal dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pembuatan selongsong petasan di wilayah tersebut.
Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapatkan informasi bahwa puluhan selongsong tersebut disimpan di kediaman seorang warga berinisial S, yang diketahui merupakan penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Petugas bersama saksi setempat segera mendatangi lokasi penyimpanan. Di sana, kami menemukan 94 buah selongsong petasan kosong dengan berbagai ukuran yang siap untuk dirakit," ujarnya, Kamis (05/03/2026).
Berdasarkan keterangan saksi kepada pihak kepolisian, selongsong tersebut dibuat secara mandiri oleh sekelompok pemuda setempat yang mayoritas dibawah umur. Rencananya, petasan-petasan tersebut akan diledakkan untuk memeriahkan suasana lebaran.
Para pelaku mengaku baru akan mengisi selongsong tersebut dengan serbuk petasan (bubuk mesiu) pada enam hari menjelang (H-6) Idul Fitri.
"Dari keterangan yang kami gali, mereka berencana membeli serbuk petasan tersebut melalui situs belanja online. Beruntung, rencana ini berhasil kami deteksi lebih awal sebelum barang berbahaya tersebut dirakit," tambah Irno.
Saat ini, seluruh barang bukti berupa 94 selongsong kosong telah diamankan di Mapolsek Jenangan untuk proses lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pendalaman terkait jaringan peredaran serbuk petasan ilegal yang marak ditawarkan di platform digital.
Ipda Irno mengimbau masyarakat untuk tidak bermain main dengan petasan karena selain melanggar hukum, hal tersebut sangat berisiko bagi keselamatan jiwa.
"Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai peredaran serbuk petasan ini agar situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang hari raya," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi