CV. Sali Jaya Banten Diduga Abaikan Pengawasan Proyek Toilet dan Pagar SD di Cilegon

realita.co
Papan proyek dari CV. Sali Jaya Banten, di dua lokasi tak terlihat pengawas di lapangan. Foto: Fauzi

CILEGON (Realita)– Proyek pembangunan toilet di SDN Suralaya senilai Rp165,6 juta dan pembangunan pagar di SDN Lebak Gebang senilai Rp154,7 juta yang dikerjakan CV. Sali Jaya Banten, menuai sorotan. Pasalnya, pantauan di lapangan menunjukkan minimnya pengawasan dari pihak terkait.

Dua proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kota Cilegon Tahun Anggaran 2025 tersebut telah resmi berjalan sejak keluarnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Baca juga: Jalan Raya Merak Rusak dan Berlubang, Warga Pasang Tanda Peringatan

Dengan jangka waktu pelaksanaan 60 hari kalender, proyek semestinya berada dalam pengawasan ketat agar kualitas pembangunan sesuai kontrak.

Namun, fakta di lapangan berbeda. Tim BP2 Tipikor Aliansi Indonesia menemukan indikasi lemahnya pengawasan.

Baca juga: Cilegon Raih Predikat Sangat Tanggap Narkoba, Perda P4GNPN Resmi Disahkan

“Kami melihat tidak ada konsistensi kehadiran pengawas di lokasi. Ini jelas berpotensi menimbulkan masalah dalam kualitas pekerjaan,” tegas perwakilan BP2 Tipikor Aliansi Indonesia, Agus Gultom saat ditemui Jumat (19/9/2025).

Kepala Bidang Kota Cilegon, Suhanda, mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan.

Baca juga: Proyek Paving Jalan Lingkungan di Samangraya Disorot, Pemasangan Renggang dan Mulai Retak

“Saya sudah mengingatkan pelaksana agar pengawas selalu ada di lapangan. Jangan hari ini datang, besok tidak ada lagi. Itu tidak boleh terjadi,” ujarnya.fauzi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru