Rusak Pascademo, Fasum milik Dishub Kota Malang Rusak Diperbaiki Bulan Depan

Reporter : Redaksi
SEGERA DIGANTI: Pembatas besi di simpang tiga Jalan Soekarno–Hatta (Soehat) hangus akibat aksi demo awal September lalu.

MALANG (Realita) - Fasilitas umum (fasum) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang yang rusak pascademo segera diperbaiki. Anggaran pun sudah disiapkan. Yakni mencapai Rp1,2 miliar dan siap dikerjakan bulan depan.

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra menjelaskan, dana tersebut sudah disetujui dalam APBD Perubahan 2025. Jumlah itu naik dua kali lipat dari usulan awal Dishub yang hanya Rp600 juta.

Baca juga: Pemkot Surabaya Ajak Pengembang Patuhi Kewajiban Fasum dan Fasos

”Kerusakan paling banyak pada water barrier. Total ada 150 unit yang harus diganti. Selain itu, traffic light di dekat Hotel Savana, tenda car free day, marka jalan, cermin tikungan, dan pembatas besi juga ikut rusak,” papar pejabat yang akrab disapa Jaya itu, kemarin (22/9/2025).

Proses lelang dipastikan segera berjalan. Targetnya, proyek perbaikan bisa mulai dikerjakan bulan depan. ”DPRD sudah menyetujui, jadi tinggal persiapan teknis,” imbuhnya.

Tambahan Rp600 juta dalam anggaran itu bakal digunakan untuk program insidental Dishub. Tujuannya, agar setiap aduan kerusakan fasilitas lalu lintas bisa langsung ditangani.

”Tambahan ini murni untuk kepentingan masyarakat. Termasuk penambahan zebra cross, marka jalan, cermin tikungan, hingga barrier,” terang pejabat eselon IIB Pemkot Malang tersebut.

Sementara itu, soal kamera pengawas (CCTV), Jaya memastikan kondisinya aman. ”Tidak ada yang rusak. Hanya ada yang tersodok sedikit waktu demo. Jadi fungsinya masih normal,” tandasnya. rin

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru