Bupati Fauzi Dorong Camat dan Lurah di Sumenep Terus Berinovasi Lewat Bupati Award 2025

realita.co
Bupati Fauzi saat memberikan arahan kepada Camat dan Lurah se-Kabupaten Sumenep dalam rangka Bupati Award 2025.

SUMENEP (Realita) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak para camat dan lurah untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang kreatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dorongan itu disampaikan dalam rangka pelaksanaan Bupati Award 2025, yang digelar sebagai ajang penghargaan bagi aparatur pemerintahan daerah.

Baca juga: Festival Pesisir 4 Tuai Apresiasi, SKK Migas–HCML Terima Tiga Penghargaan

Fauzi menegaskan, Bupati Award bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan sarana untuk menumbuhkan budaya kerja inovatif di lingkungan pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi aparatur untuk berkompetisi secara positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan semata penilaian, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan,” ujar Bupati Fauzi.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para camat dan lurah untuk menampilkan program unggulan serta berbagi pengalaman dalam mengelola pemerintahan di wilayah masing-masing.

Baca juga: Lantik 5.224 PPPK Paruh Waktu, Bupati Sumenep Harap Layanan Publik Makin Kuat hingga Desa dan Kepulauan

Fauzi menilai, melalui kolaborasi dan pertukaran ide, akan lahir inovasi yang memperkuat pelayanan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

“Ajang ini menjadi ruang pembelajaran dan apresiasi bagi para aparatur. Kita ingin muncul banyak gagasan kreatif yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” jelasnya.

Bupati Fauzi juga mengingatkan pentingnya peran kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik. Menurutnya, kualitas layanan di tingkat bawah sangat menentukan efektivitas sistem pemerintahan daerah secara keseluruhan.

Baca juga: Bupati Sumenep Salurkan Tunjangan Kehormatan untuk 1.225 Guru Ngaji

“Kalau pelayanan di kecamatan dan kelurahan cepat dan responsif, maka sistem pemerintahan juga akan berjalan efektif,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek sesaat.

“Kami ingin camat dan lurah terus menghadirkan inovasi, misalnya layanan administrasi berbasis aplikasi, pengelolaan sampah dan lingkungan, peningkatan literasi digital masyarakat, dan inovasi lainnya,” pungkas Bupati Fauzi. (haz)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru