Aceh Dilanda Bencana Beruntun, Tiga Wilayah Lumpuh Akibat Banjir dan Longsor

realita.co
Banjir yang merendam beberapa daerah di Aceh. Foto : x/eskimaubu

ACEH (Realita) – Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah di Aceh. Tiga wilayah terdampak paling parah yakni Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Lhokseumawe, dengan kondisi yang kini masuk kategori darurat.

Banjir di Aceh Utara semakin meluas setelah debit air sungai meningkat dan beberapa tanggul tidak mampu menahan tekanan air. Sedikitnya 18 kecamatan terendam, membuat ribuan warga terdampak dan sebagian lainnya terpaksa mengungsi.

Baca juga: Pasca Bencana Sumut-Aceh, Proses Pembangunan Dikebut! Menko IPK: Kita Cek

Selain permukiman, banjir juga merendam ratusan hektare sawah dan tambak, serta mengganggu aktivitas masyarakat. Pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan melalui posko siaga, namun laporan di lapangan menyebutkan logistik semakin menipis, sementara jumlah warga terdampak terus bertambah.

Pemerintah kabupaten telah menetapkan status siaga darurat, guna mempercepat penanganan dan distribusi bantuan.

Di Aceh Tengah, hujan deras memicu longsor di sejumlah titik serta banjir dari luapan parit dan sungai. Kondisi tersebut membuat akses jalan utama, termasuk jalur penghubung antar-kecamatan dan sebagian ruas jalan nasional, lumpuh total.

Sejumlah desa dilaporkan terisolasi akibat tertutup material longsor serta tingginya genangan air. Distribusi logistik menjadi terhambat dan pelayanan darurat tidak dapat menjangkau beberapa wilayah terdampak.

Baca juga: Banjir di Sumatera-Aceh, 1.199 Orang Meninggal dan 144 Hilang

Di beberapa lokasi, listrik dan jaringan komunikasi ikut padam, sehingga menyulitkan pembaruan data dan penanganan cepat oleh pihak terkait.

Wilayah Lhokseumawe juga mengalami banjir besar menyusul hujan dengan intensitas tinggi. Sebanyak 27 desa terendam, dengan ketinggian air mencapai 50–100 cm di sejumlah kawasan.

Akibat banjir meluas, aktivitas publik nyaris lumpuh. Sekolah, perkantoran, pasar hingga layanan perbankan terpaksa ditutup sementara. Jalan utama menuju pusat kota tidak dapat dilalui kendaraan karena tergenang dan berlumpur.

Baca juga: Pohon Tumbang dan Banjir Rendam Perkotaan Hingga Jalur Antar Kecamatan di Lamongan

Ratusan warga telah mengungsi ke titik-titik aman. Pemerintah kota telah membuka dapur umum dan menyalurkan bantuan awal, namun kebutuhan dasar warga dinilai masih belum terpenuhi sepenuhnya.

-Musibah banjir dan longsor yang menimpa tiga wilayah di Aceh ini menunjukkan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi. Ribuan warga terdampak, puluhan desa terendam, sejumlah wilayah terisolasi, dan akses jalan utama lumpuh.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berupaya melakukan evakuasi, pendistribusian logistik, hingga perbaikan akses, namun keterbatasan medan dan cuaca ekstrem masih menjadi tantangan utama.mag

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru