Tak Biasa, Peserta Khitanan Massal di RS Puri Cinere Depok Diarak Pakai Moge

realita.co
Peserta khitanan massal saat akan diajak berkeliling menggunakan moge sebelum melakukan tindakan medis di RS Puri Cinere, Kota Depok, Minggu (21/12/2025). (Foto: Istimewa)

DEPOK (Realita) - RS Puri Cinere Depok menghadirkan konsep berbeda dalam kegiatan khitanan massal dengan mengarak para peserta menggunakan motor gede (moge) Harley-Davidson untuk mengurangi rasa cemas anak-anak sebelum menjalani tindakan medis.

Kegiatan sosial yang digelar dalam rangka peringatan ulang tahun ke-34 RS Puri Cinere Depok itu diikuti puluhan anak yang diajak berkeliling kompleks perumahan dengan moge, menciptakan suasana ceria dan penuh antusias.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Khitan Gratis 165 Anak

Salah satu peserta, Dani (8), mengaku sangat senang karena untuk pertama kalinya bisa menaiki motor gede jenis Harley-Davidson.

“Senang, biasanya kan cuma lihat di TV saja,” ucap Dani, Minggu (21/12/2025).

Setelah berkeliling menggunakan moge, Dani mengaku merasa lebih tenang dan tidak terlalu gugup saat memasuki ruang khitan.

Ketua Panitia Bakti Sosial Khitanan Massal RS Puri Cinere Depok, Dr. dr. Andjar Bhawono, menjelaskan total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai 90 anak.

Khitanan massal ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam perayaan HUT ke-34 RS Puri Cinere Depok.

Baca juga: Moge Tabrak Motor yang Sedang Menyeberang, Dua Tewas

“Awalnya kita targetnya untuk 50 orang, cuman kemudian ternyata pendaftarnya hampir sampai 90, tapi kita batasi,” kata Andjar yang juga merupakan dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi RS Puri Cinere.

Ia menyebutkan, kegiatan arak-arakan moge melibatkan dua komunitas motor besar, yakni MedDocs Indonesia Jakarta Chapter dan Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Depok.

Sebanyak 40 unit moge diterjunkan untuk menghibur sekaligus memberi pengalaman berbeda kepada para peserta khitanan massal.

Menurut Andjar, keterlibatan komunitas moge ini sekaligus menjadi upaya membangun citra positif di tengah masyarakat.

Baca juga: Kecekaaan yang Tewaskan Mahasiswi Poltekss Diduga Libatkan Rombongan Moge

“Kita berusaha untuk memberikan nuansa bahwa gak semua moge itu, maaf nih, ada sombongnya, ada arogannya, kurang bersahabat dengan masyarakat,” tutur Andjar.

“Nah ini salah satu bentuk dari mana kita menunjukkan bukti yang nyata seperti ini,” lanjutnya.

Selain membantu mengurangi kecemasan anak-anak, kegiatan ini diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam dan menyenangkan bagi para peserta dan keluarga. hry

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru