Hasil Otopsi Jasad Janda 4 Anak di Ponorogo, Korban Dianiaya hingga Leher Nyaris Putus

realita.co
Petugas Medis RS Bayangkara Kediri saat melakukan otopsi jasad Nur Aini di kamar mayat RSUD dr Harjono Ponorogo. Foto: Zainul

PONOROGO (Realita)- Tim medis Rumah Sakit Bayangkara Kediri melakukan otopsi terhadap Jasad Nur Aini (55) warga Desa Golan Kecamatan Sukorejo yang ditemukan tewas dengan bersimbah darah di rumahnya. 

Pemeriksaan medis terhadap jenazah janda 4 anak itu dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, yang sebelumnya diduga tewas akibat dibunuh. Lantaran dari jasad korban ditemukan luka memar dan sobek serta darah yang sudah mulai mengering di bagian kepala korban. 

Baca juga: Janda 4 Anak di Ponorogo Tewas Dibunuh, Polisi: Pelaku Anak Kandung Korban

“ Otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian secara medis, sehingga penyelidikan bisa didasarkan dari hasil goresan yang objektif,” ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali, Selasa (27/01/2026). 

Baca juga: Janda 4 Anak di Ponorogo Diduga Dibunuh, Anak Pertama Korban Menghilang

Imam mengungkapkan, dari hasil temuan otopsi petugas medis, petugas menemukan banyak luka dibagian kepala, tangan dan leher. Dimana di bagian kepala petugas menemukan adanya bekas pukulan benda tumpul dan sayatan. Sedangkan di bagian leger ada sayatan yang membuat leher korban nyaris putus. 

“ Diduga pelaku menyayat leher korban dengan pisau atau benda tajam lainnya karena sayatan terlihat rapat. Kesimpulan dari Dokter otopsi korban meninggal akibat sayatan di leher,” ungkapnya. 

Baca juga: Geger! Janda 4 Anak di Ponorogo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

Diketahui sebelumnya, Nur Aini (55) janda 4 anak ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Golan Kecamatan Sukorejo, Senin (26/01/2026). Sebelum ditemukan tewas janda yang 3 bulan terakhir tinggal bersama anak sulungnya dari pernikahan pertamanya Aji (29) sudah sejak, Minggu (25/01/2026) tidak keluar rumah. Puncaknya saat tetangganya memberikan berkat pada Minggu malam hingga pagi tak kunjung diambil. Saat dilihat wanita yang 13 tahun hidup sendiri itu tewas dalam kondisi tertelungkup dan ditutupi sarung, dan terkunci dari luar rumah. Sang anak Aji menghilang saat jasad ibu kandungnya itu ditemukan. Pemuda yang baru datang dari Bali itu diketahui menghilang dengan membawa sebuah motor. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru