KEDIRI (Realita) - Pemerintah Kota Kediri terus mendorong transparansi dan kualitas data hingga tingkat kelurahan melalui Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik).
Menjelang tahap monitoring dan penilaian, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kediri bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri menggelar sosialisasi kepada perwakilan kelurahan, Selasa (14/4).
Baca juga: Kota Kediri Resmikan SPPG di Lirboyo, Program MBG Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Kota Kediri tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman aparatur kelurahan dalam mengelola dan memanfaatkan data secara optimal. Program ini diharapkan mampu mendorong perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran berbasis data.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Rony Yusianto, mengatakan bahwa pihaknya sebagai walidata memiliki peran penting dalam mengintegrasikan dan menyediakan data dari tingkat kelurahan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan website kelurahan sebagai sarana publikasi data.
“Transparansi data statistik yang dihimpun oleh kelurahan nantinya dapat diakses masyarakat melalui media sosial dan website resmi kelurahan,” ujarnya.
Sebagai bentuk kesiapan implementasi, Kominfo telah melakukan pembaruan website pada tiga kelurahan prioritas, yakni Tamanan, Banjarmlati, dan Campurejo. Para pengelola di masing-masing kelurahan juga telah mendapatkan bimbingan teknis terkait pengelolaan konten statistik.
Baca juga: Tak Hanya Ronda, Kini 17 Kelurahan di Kota Kediri Dilengkapi CCTV
Website tersebut diharapkan menjadi media penyajian data yang informatif dan mudah diakses, baik oleh masyarakat maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sementara itu, Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono, menegaskan bahwa Program Kelurahan Cantik memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan transparansi informasi publik serta memudahkan akses data.
Ia juga menyebut program ini sejalan dengan upaya pembangunan berkeadilan melalui penguatan dari tingkat bawah, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita ke-6.
Baca juga: Dishub Kota Kediri Hadapi Parkir Liar dan Over Kapasitas, Digitalisasi Dikebut
“Dengan meningkatnya kapabilitas statistik di tingkat kelurahan, kualitas data yang dihasilkan akan semakin baik dan mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis data,” jelasnya.
Sejak tahun 2022 hingga 2026, sebanyak 13 kelurahan di Kota Kediri telah mengikuti pembinaan Program Kelurahan Cantik. Pemerintah Kota Kediri pun menargetkan seluruh kelurahan dapat terlibat dalam program ini guna mewujudkan tata kelola data yang lebih akurat, transparan, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.
Editor : Redaksi