JEMBER (Realita) – Upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember terus diperkuat.
Bupati Jember, Gus Fawait, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia guna memperkuat koordinasi program penanganan kemiskinan di daerah.
Baca juga: Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus BBM, Pelapor Sebut Mafianya Belum Tersentuh
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember untuk memastikan program bantuan sosial berjalan lebih tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam audiensi itu, Gus Fawait menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dilakukan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga membutuhkan data yang akurat serta program pemberdayaan berkelanjutan.
Menurutnya, validitas data penerima bantuan sosial menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program penanganan kemiskinan.
Karena itu, Pemkab Jember saat ini melakukan ground check atau pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat miskin ekstrem sesuai dengan data yang dimiliki pemerintah.
“Bantuan sosial harus tepat sasaran dan dirasakan masyarakat yang memang membutuhkan,” ujar Gus Fawait, Sabtu (09/05/2026).
Groundcheck dilakukan di sejumlah wilayah dengan melibatkan verifikasi langsung terhadap kondisi ekonomi warga. Langkah tersebut diambil agar tidak ada masyarakat yang layak menerima bantuan justru terlewat, sekaligus menghindari potensi ketidaktepatan sasaran penerima bantuan sosial.
Gus Fawait mengatakan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh program bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Dengan data yang lebih akurat, penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih efektif, cepat, dan tepat manfaat.
“Kami ingin memastikan data masyarakat penerima bantuan benar-benar valid dan sesuai kondisi lapangan,” kata Gus Fawait.
Selain memperkuat validasi data, Pemkab Jember juga mulai menyiapkan program graduasi bagi keluarga penerima manfaat. Program tersebut diarahkan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan sosial, melainkan mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi melalui pemberdayaan usaha serta peningkatan keterampilan kerja.
Menurut Gus Fawait, pemerintah ingin menghadirkan solusi jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan. Karena itu, bantuan sosial diposisikan sebagai langkah awal untuk membantu masyarakat keluar dari kondisi sulit, sebelum kemudian didorong menuju kemandirian ekonomi.
Baca juga: Hardiknas 2026 di Jember, Gus Fawait Geser Kegiatan Seremonial ke Sarasehan
“Tujuan akhirnya bukan hanya menerima bantuan, tetapi masyarakat bisa meningkat kesejahteraannya secara bertahap,” lanjutnya.
Gus Fawait berharap sinergi antara Pemkab Jember dan Kementerian Sosial RI diharapkan mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember. P
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil, sekaligus membangun harapan baru agar warga Jember dapat hidup lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing di masa mendatang,” pungkas Gus Fawait.
Editor : Redaksi