JEMBER (Realita) – Bupati Jember Gus Fawait memastikan seluruh biaya Kontingen Cabang Jember yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta, ditanggung Pemerintah Kabupaten Jember. Kebijakan ini memastikan peserta tidak terbebani biaya pribadi selama mengikuti kegiatan kepramukaan tingkat nasional tersebut.
Kepastian itu disampaikan Gus Fawait saat memberikan pembekalan sekaligus melepas Kontingen Cabang Jember di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Senin (10/8/2026). Pelepasan tersebut menjadi bagian dari persiapan kontingen sebelum bertolak ke Cibubur untuk mengikuti Jamnas XII pada 13–20 Agustus 2026.
Gus Fawait mengatakan dukungan pemerintah daerah diberikan sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pengembangan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. Peserta yang telah lolos seleksi dan mengikuti latihan diharapkan dapat fokus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tanpa memikirkan persoalan biaya.
“Pemerintah Kabupaten Jember memastikan adik-adik yang sudah berlatih dan harus berangkat, hari ini kita biayai untuk berangkat. Pokoknya intinya Jember support full,” ujar Gus Fawait.
Menurut Gus Fawait, kesempatan menjadi bagian dari Kontingen Jember dalam Jamnas XII merupakan pengalaman berharga yang tidak dimiliki semua pelajar. Para peserta akan berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah sehingga memiliki kesempatan memperluas wawasan dan membangun persahabatan.
Ia menilai pengalaman mengikuti kegiatan nasional seperti Jamnas tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di sekolah. Peserta juga akan mendapatkan pengalaman langsung melalui berbagai aktivitas yang melatih kemandirian, kedisiplinan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi.
“Tidak semua bisa terpilih menjadi kontingen. Dari ribuan hingga puluhan ribu siswa-siswi di Kabupaten Jember, anak-anak panjenengan yang hari ini terpilih. Ini adalah pengalaman yang tidak ada di buku dan tidak hanya didapat dari teori, tetapi melalui praktik secara langsung,” ungkapnya.
Selain memastikan pembiayaan, Gus Fawait meminta seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Jember selama berada di Cibubur. Kontingen juga diminta menjaga nama baik Gerakan Pramuka, orang tua, sekolah, dan para guru yang telah mendukung mereka.
Gus Fawait menekankan bahwa keberhasilan peserta tidak hanya diukur dari capaian prestasi selama Jamnas. Menurutnya, sikap, etika, akhlak, kedisiplinan, dan karakter justru menjadi hal yang lebih penting untuk dibawa pulang setelah mengikuti kegiatan.
Karena itu, ia meminta peserta tidak menjadikan kemenangan atau penghargaan sebagai tujuan utama. Pengalaman dan pembentukan karakter selama mengikuti Jamnas dinilai jauh lebih penting bagi masa depan para peserta.
“Jaga nama baik Kabupaten Jember, jaga nama baik Gerakan Pramuka Jember, jaga nama baik orang tua, sekolah, dan guru. Bagi saya, juara adalah bonus, prestasi adalah bonus. Yang paling utama adalah akhlak dan karakter,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris II Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jember, Riyono, menjelaskan Kontingen Cabang Jember terdiri atas 32 peserta didik. Mereka akan didampingi empat pembina, terdiri atas dua pembina putra dan dua pembina putri, serta dua pimpinan kontingen masing-masing satu putra dan satu putri.
Riyono menjelaskan Jamnas XII Tahun 2026 bukan merupakan kegiatan perlombaan. Kegiatan tersebut lebih diarahkan pada rekreasi, pengalaman, keterampilan, persahabatan, serta pengembangan karakter peserta melalui berbagai aktivitas kepramukaan.
Baca juga: Wamenkes Siapkan Skema Anggaran Home Care, Program Jember Berpeluang Jadi Percontohan Nasional
“Yang jelas, kontingen harus solid, beretika, dan berakhlak. Itu pesan yang kami tekankan, termasuk dari Kwartir Daerah. Kekompakan juga menjadi hal penting agar kontingen Jember dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan membawa nama baik daerah,” jelas Riyono.
Selama berada di Cibubur, Kontingen Jember akan mengikuti berbagai kegiatan, antara lain upacara pembukaan, permainan persahabatan, kegiatan memperingati Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus, permainan tradisional, serta sejumlah aktivitas kepramukaan lainnya.
Riyono berharap peserta mengikuti seluruh rangkaian Jamnas dengan baik dan membawa pulang pengalaman yang bisa diterapkan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat dibagikan kepada teman-teman di sekolah.
“Kami berharap adik-adik dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan serta dibagikan kembali di lingkungan sekolah masing-masing,” jelas Riyono.rdy
Editor : Redaksi