PUBLIKASI KEGIATAN PKM-B KELOMPOK 23 

Kolaborasi Pembuatan Tungku Pembakaran Sampah oleh Mahasiswa PKM-B FPIK UB Kelompok 23 bersama BUMDes Jatiguwi

realita.co
Dokumentasi Peresmian Tungku Pembakaran Sampah TPST Desa Jatiguwi oleh Kelompok 23 PKM-B bersama Perangkat Desa dan Masyarakat Desa Jatiguwi.

KELOMPOK 23 PKM-B melaksanakan program kerja Pembuatan Tungku pembakaran sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bentuk kolaborasi pihak BUMDes dengan Kelompok 23 PKM-B.

Program ini bertujuan untuk membantu mempercepat proses pembakaran sampah dan mengurangi penumpukan volume sampah di TPST. Pembangunan tungku pembakaran sampah ini dilaksanakan mulai dari tanggal 28-31 Juli 2026 di TPST milik BUMDes Desa Jatiguwi.

Baca juga: Teknik Pembesaran Ikan dan Manajemen Kualitas Air Budidaya

Tungku pembakaran sampah ini baru diresmikan pada tanggal 11 Agustus 2026 bersama dengan kepala Desa, perangkat Desa, dan masyarakat Desa Jatiguwi setelah melakukan beberapa kali percobaan pembakaran. 

Nama Proker apa : Pembuatan Tungku Pembakaran Sampah TPST Jatiguwi 

Tujuan Proker :  

1. Mengurangi tumpukan sampah secara cepat dan efisien agar kapasitas lahan TPST tidak mengalami overload  

2. ⁠Memfasilitasi pengelolaan sampah harian dalam jumlah besar yang kesulitan jika hanya ditangani menggunakan satu buah tungku yang sudah ada di TPST Jatiguwi 

3. ⁠Mempercepat pekerjaan para petugas di lapangan dalam penanganan sampah 

Lokasi Dan Tanggal Pelaksanaan Proker : 

Lokasi : Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang 

Tanggal : 11 Agustus 2026 

Nama Kordes  

Abyaz Fausta El - Ghifari  

Nama PIC  

1. Muhammad Faizun Ulurosyad  

Baca juga: KELOMPOK 23 PKM-B FPIK UB 2026 WORKSHOP DIGITALISASI UMKM DESA JATIGUWI 

2. Muhammad ‘Ammar Syarifuddin 

Sasaran Proker :   

Sasaran dari program kerja Pembuatan Tungku Pembakaran Sampah TPST Jatiguwi adalah BUMDes dan petugas pengelola sampah TPST Desa Jatiguwi.

Program ini ditujukan untuk membantu petugas dalam mengelola dan menangani sampah harian yang masuk ke TPST, khususnya ketika volume sampah cukup banyak dan tidak dapat ditangani secara optimal hanya dengan menggunakan satu tungku yang telah tersedia.

Hasil kolaborasi yang membuahkan adanya tungku pembakaran tambahan, diharapkan proses pengelolaan sampah dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan efisien, sekaligus membantu mengurangi penumpukan sampah di area TPST.  

Apa harapan setelah program kerja ini dilaksanakan? 

Salah satu bentuk keberlanjutan dari program kerja yang telah dilaksanakan adalah keberadaan tungku pembakaran sampah tambahan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengelolaan sampah di TPST Desa Jatiguwi.

Baca juga: Inovasi Olahan Ikan Lele Menjadi Abon Lele  

Harapannya , dengan adanya tungku pembakaran sampah tambahan di TPST Desa Jatiguwi, proses pengelolaan dan pembakaran sampah dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan efisien.

Tungku ini diharapkan mampu membantu petugas dalam menangani volume sampah harian yang terus bertambah sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah di area TPST. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan oleh pihak BUMDes serta masyarakat Desa Jatiguwi sebagai salah satu sarana pendukung pengelolaan sampah.  

Bagaimana dampak yang diharapkan bagi masyarakat atau lingkungan sekitar? 

Melalui penambahan tungku sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di TPST, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan serta kinerja petugas dalam menangani sampah yang masuk.

Dampak  yang diharapkan adalah berkurangnya tumpukan sampah di TPST sehingga lingkungan sekitar menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman. Penambahan tungku juga diharapkan dapat mempercepat pekerjaan petugas dalam mengelola sampah, terutama ketika volume sampah yang masuk cukup banyak.

Dengan pengelolaan yang lebih optimal, diharapkan risiko penumpukan sampah dan munculnya bau tidak sedap dapat diminimalkan, serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.  

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru