SAMPANG (Realita)- Tanggapan Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang M. Yusuf, terkait proyek perencanaan 12 lokasi tahun anggaran 2026 dilingkungan Dinas Pendidikan yang diduga Digarap lawan politik Bupati saat Pilkada, mengejutkan.
Saat dikonfirmasi, Kabid SD mengatakan tak tahu soal ini.
Baca juga: Proyek di Lingkungan Disdik Kabupaten Sampang Diduga Digarap Lawan Politik Bupati saat Pilkada
Alhasil, jawaban ini mendapat respon dari Pemerhati lingkungan Dani Febriansyah. dia menegaskan
Kabid sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK )
bersikap tidak logis.
"Bagaimana mungkin, dia tidak tahu rekanan yang menang lelang. Jawaban tak tahu itu jauh dari sebutan pejabat yang bertanggung jawab," ujar Dani saat ditemui Rabu (26/8/2026).
Baca juga: Lulusan STPDN Terpental Dalam Proses Penunjukan Plt Camat Tambelangan
" Inilah kesan yang dapat ditangkap ketika Kabid SD Disdik Sampang menjawab permintaan konfirmasi Wartawan Realita yang beritakan kemarin terkait rekanan yang mengerjakan perencanaan di Disdik Sampang tahun 2026," ujar Dani saat ditemui Rabu (26/8/2026).
Menurut Dani, padahal seorang Kabid bertugas menjadi pengendali kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan.
"Apalagi Kabid otomatis menjadi PPK, maka dialah yang bertanggung jawab dan harus tahu siapa rekanan yang bekerja dan integritasnya," ungkapnya.
"Dengan demikian jawaban tidak tau siapa rekanan yang bekerja merupakan jawaban lempar tanggungjawab dan cuci tangan," tegasnya.gan
Editor : Redaksi