KOTA MALANG (Realita)- Partai Gerindra mulai memanaskan mesin politik sejak 2026. Penguatan konsolidasi kader dilakukan hingga tingkat akar rumput sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang, sekaligus memastikan program partai dan pemerintah dapat dikawal hingga dirasakan masyarakat.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Lowokwaru, Sekaligus Anggota DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, ST., MT., mengatakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) tersebut merupakan bagian dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk memperkuat konsolidasi internal, mulai tingkat DPC hingga ranting.
"Ini sebenarnya bagian dari instruksi dari DPP Pusat untuk penguatan konsolidasi internal dari DPC sampai ke tingkat ranting. Intinya ini adalah bimbingan teknis penguatan kader partai," ujar Ginanjar, Selasa (25/8/2026)
Menurutnya, salah satu fokus utama konsolidasi adalah memastikan kader memahami sekaligus mengawal program Presiden Prabowo Subianto, khususnya program strategis nasional. Di tingkat daerah, kader Gerindra juga diarahkan untuk ikut mengawal program Pemerintah Kota Malang agar kebijakan yang dijalankan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.
"Oleh sebat itu ini adalah program untuk penyelarasan program strategis nasional dan juga Pemerintah Kota Malang," katanya.
Selain penguatan pemahaman terhadap program pemerintah, konsolidasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah.
Ginanjar menegaskan, kekuatan Partai Gerindra tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh keberadaan dan kedekatan kader dengan masyarakat. Karena itu, pengurus PAC, ranting hingga tingkat RW diminta aktif berkomunikasi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kader didorong hadir dalam berbagai kegiatan sosial, seperti kerja bakti, gotong royong maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
"Semua pengurus ini kalau bisa tidak hanya ngurusi internal partai saja, tapi hadir ke tengah-tengah masyarakat, sehingga kehadiran Gerindra itu benar-benar dirasakan," tegasnya.
Konsolidasi sejak 2026 juga tidak lepas dari target politik Gerindra di Kota Malang. Ginanjar Yoni Wardoyo menyebut PAC Gerindra Lowokwaru menargetkan penambahan perolehan kursi DPRD pada Pemilu mendatang.
Pada Pemilu 2024, Gerindra berhasil memperoleh dua kursi DPRD dari Lowokwaru. Untuk kontestasi berikutnya, target tersebut dinaikkan menjadi tiga kursi.
"Lowokwaru sendiri, saat ini secara perolehan Pemilu 2024 kemarin kita mendapatkan dua kursi DPRD, target kita adalah tiga kursi DPRD," ungkapnya.
Sementara itu, secara keseluruhan DPC Partai Gerindra Kota Malang menargetkan dapat menjadi partai pemenang pada pemilu mendatang. Ginanjar menyadari target tersebut membutuhkan kerja politik yang panjang dan konsisten. Karena itu, pergerakan kader mulai digenjot sejak 2026. Ton
Editor : Redaksi