Menuju Pemilu 2029! Heikal Safar: Partai Ummat Target Menang Secara Terhormat, Tanpa Menjatuhkan

BEKASI (Realita)- Partai Ummat menggelar diskusi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Mengawal Putusan Mahkamah Soal Pencalonan Presiden dan Kedaulatan Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW.”

Kegiatan berlangsung di Gedung Heikal Safar & Partner, Jalan Raya Kalimalang KH Noer Ali, Grand Kota Bintang, Bekasi. Diskusi dihadiri Ketua DPP Harian Partai Ummat Heikal Safar yang memaparkan arah perjuangan partai menuju Pemilu 2029.

Heikal menegaskan Partai Ummat berkomitmen penuh menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi jaringan di seluruh Indonesia.

"Partai Ummat berkomitmen penuh menghadapi Pemilu 2029 dengan terus memperkuat konsolidasi jaringan di seluruh tanah air. Kekompakan dan solidaritas antara pengurus pusat hingga daerah harus terus dijaga agar seluruh kader memiliki kesiapan yang sama," ujar Heikal Safar.

Penguatan jaringan dilakukan lewat komunikasi dan `kunjungan rutin ke berbagai daerah`. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kebersamaan dan memastikan roda organisasi berjalan solid.

Dukung RUU Perampasan Aset, Soroti Korupsi

Selain konsolidasi politik, Heikal menyoroti pemberantasan korupsi. Partai Ummat mendukung `RUU Perampasan Aset` sebagai upaya memperkuat penindakan korupsi.

"Korupsi merupakan extraordinary crime, sehingga harus ditangani dengan penegakan hukum yang tegas, termasuk apabila pelakunya berasal dari aparat penegak hukum," tegasnya.

Advertorial

Menuju 2029, Heikal mendorong semangat membangun `kolaborasi` tanpa memperbesar perbedaan antarpartai maupun golongan.

"Kami ingin membangun kolaborasi tanpa memandang perbedaan partai maupun golongan. Politik harus mengedepankan persatuan, keteladanan dan akhlak, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas," kata Heikal.

Terkait target politik, Heikal menegaskan Partai Ummat ingin meraih kemenangan melalui kerja keras dan kolaborasi sehat.

"Target kami adalah meraih kemenangan secara terhormat, melalui kerja keras dan kolaborasi, tanpa harus merusak atau menjatuhkan pihak lain," pungkasnya.

Peringatan Maulid Nabi ini sekaligus jadi momentum Partai Ummat menanamkan nilai keteladanan dan akhlak dalam politik, serta memperkuat kesiapan organisasi menghadapi dinamika nasional menuju 2029.(Ang)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Ada Upaya Makar, Pakar: Tangkap Budi Arie!

JAKARTA (Realita)- Pertemuan Projo dengan Jokowi serta relawan mereka ini merupakan  pertemuan politis dan bisa diduga akan ke arah penggulingan pemerintahan …