JEMBER (Realita) - Pemerintah Kabupaten Jember mulai memperluas pola kolaborasi pembangunan infrastruktur dengan menggandeng pihak swasta dan organisasi masyarakat.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.
Dua jembatan gantung di Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, dan Desa Kemuning Lor, Kecamatan Panti, resmi diresmikan pada Jumat (28/8/2026).
Baca juga: Beasiswa Cinta Bergema Jember Tembus Rp91,1 Miliar, 11.237 Mahasiswa Sudah Terima Manfaat
Kedua jembatan tersebut dibangun melalui kolaborasi Pemkab Jember dengan Perhimpunan Sosial Keturunan Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Komisaris Utama PT Pegadaian, Letnan Jenderal TNI (Purn.) A. M. Putranto.
Bupati Jember Gus Fawait mengatakan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Jember cukup besar sehingga tidak mungkin seluruhnya dibebankan kepada APBD.
Menurutnya, pemerintah perlu membuka ruang kerja sama dengan pemerintah pusat, sektor swasta maupun kelompok masyarakat.
"Kabupaten Jember tidak bisa dibangun jika hanya bergantung pada APBD semata. Kita harus berkolaborasi dengan seluruh pihak, mulai pemerintah pusat melalui APBN hingga sektor swasta dan komunitas," ujar Gus Fawait.
Keberadaan dua jembatan gantung itu diharapkan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Jembatan menjadi penghubung penting bagi warga di kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses antarkawasan.
Baca juga: Lelang Jalan Rp34,6 Miliar Jember Dipersoalkan, Ada Dugaan Pengaturan
Selain mempermudah aktivitas sehari-hari, infrastruktur tersebut diharapkan mendukung pergerakan ekonomi masyarakat desa. Akses yang lebih mudah juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember mengurangi kesenjangan pembangunan antara kawasan perkotaan dan pelosok.
"Pembangunan tidak boleh berpusat di kawasan perkotaan saja, melainkan harus menyentuh masyarakat hingga ke pelosok-pelosok desa," tegas Gus Fawait.
Gus Fawait mengapresiasi dukungan PSMTI, PT Pegadaian, dan Letnan Jenderal TNI (Purn.) A. M. Putranto dalam pembangunan dua jembatan tersebut. Pemkab Jember berharap kolaborasi serupa dapat diperluas ke wilayah lain yang masih membutuhkan infrastruktur dasar.
Baca juga: Stigma Imunisasi Haram Belum Hilang, Gus Fawait Dorong MUI Perkuat Edukasi Umat
Menurut Gus Fawait, keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu cara untuk mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.
Pemerintah Kabupaten Jember pun membuka peluang kerja sama lanjutan untuk menjangkau lebih banyak kawasan pelosok.
"Hari ini ada dua titik jembatan yang resmi diresmikan, dan harapan kami ke depan sinergi ini terus berlanjut untuk lokasi-lokasi lain," pungkasnya.rdy
Editor : Redaksi