LJUBLJANA (Realita)- Presiden Slovenia Nataša Pirc Musar mengambil langkah simbolis dengan mengibarkan bendera Palestina di bagian depan Istana Kepresidenan di Ljubljana pada 5 Juni 2026.
Langkah tersebut dilakukan sehari setelah pemerintahan baru yang dipimpin Perdana Menteri Janez Janša mencopot bendera Palestina dari gedung pemerintah.
Baca juga: Suasana Pagi Hari Raya Idul Fitri di Gaza, Sholat Id di Tengah Reruntuhan Gedung
Pirc Musar menyatakan bendera Palestina akan berkibar selama satu minggu sebelum dipindahkan ke dalam gedung. Menurutnya, bendera itu menjadi simbol keprihatinan atas dugaan pelanggaran berat hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia, sekaligus seruan untuk menghormati martabat manusia bagi semua.
Baca juga: Usai Bertemu Prabowo, Ormas Islam Solid Dukung Indonesia Masuk Board of Peace
Peristiwa ini juga memperlihatkan adanya perbedaan sikap politik antara kepresidenan Slovenia dan pemerintahan baru dalam menyikapi isu Palestina serta hubungan dengan Israel.
Sumber: Kantor Presiden Slovenia, Anadolu Agency, ANSA, dan Euronews.an
Baca juga: Mbak Wali Terima Kunjungan Dubes Palestina, Tegaskan Komitmen Perdamaian dan Moderasi Beragama
Editor : Redaksi