Jokowi Ceramah Dalam Peringatan Maulid Nabi: “Lamun Siro Sekti, Ojo Mateni”

realita.co
Jokowi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen, Sabtu (29/8). Foto: Screenshot Yutub

KEBUMEN (Realita)- Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengingatkan agar kekuasaan dan jabatan tidak disalahgunakan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain.

Menurutnya, kekuasaan pada dasarnya hanya bersifat sementara.

Baca juga: Peneliti Soroti Sikap Jokowi terhadap Gibran: Tak Ada Penyesalan

Pesan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen, Sabtu (29/8). Ia mengutip petuah Jawa, “Lamun siro sekti, ojo mateni”, yang berarti kekuatan tidak boleh digunakan untuk mencelakakan atau menjatuhkan orang lain.

Baca juga: Jokowi Blusukan lagi, Disindir PDIP

Jokowi juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, sopan santun, dan tata krama, serta menggunakan jabatan dengan penuh tanggung jawab.ik

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru