Jokowi Ceramah Dalam Peringatan Maulid Nabi: “Lamun Siro Sekti, Ojo Mateni”

KEBUMEN (Realita)- Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengingatkan agar kekuasaan dan jabatan tidak disalahgunakan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain.

Menurutnya, kekuasaan pada dasarnya hanya bersifat sementara.

Pesan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen, Sabtu (29/8). Ia mengutip petuah Jawa, “Lamun siro sekti, ojo mateni”, yang berarti kekuatan tidak boleh digunakan untuk mencelakakan atau menjatuhkan orang lain.

Jokowi juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, sopan santun, dan tata krama, serta menggunakan jabatan dengan penuh tanggung jawab.ik

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Dua Desa di Babat Berganti Pj Kades

LAMONGAN — Desa Sambangan dan Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, resmi memiliki penjabat (Pj) kepala desa setelah pelantikan di Kantor K …