PANGKALABUN (Realita)- Kabut asap pekat menyelimuti Kalteng, tetapi persoalan peliburan sekolah justru memicu polemik.
Dalam potongan video yang beredar, Kadisdik Kalteng Dr. Muhammad Reza Prabowo menyampaikan pertimbangan terkait rencana peliburan sekolah di tengah kondisi kabut asap.
Baca juga: Anggaran MBG 2027 Capai Rp240 Triliun, 97 Persen untuk Makan, 3 Persen Operasional BGN
Ia menyinggung dampak jika sekolah diliburkan, termasuk terhadap operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kantin sekolah.
Baca juga: Bos Agrinas Minta Maaf, Gaji Pengelola Kopdes Ternyata Salah Hitung
“Dapur MBG mati, Bu. Kantin-kantin mati, Bu.”
Reza juga menyebut kekhawatiran mengenai aktivitas siswa setelah dipulangkan. Dalam pernyataannya, ia mengatakan ada kemungkinan anak-anak justru pergi ke kafe dan menimbulkan keributan atau masalah.
Sebagai alternatif, ia menyampaikan rencana penyesuaian jam sekolah, dengan siswa masuk pukul 08.00 dan durasi setiap jam pelajaran dipersingkat menjadi sekitar 30 menit.vid
Editor : Redaksi