Perkuat Literasi Santri, BRI Lamongan Salurkan Bantuan TJSL untuk Ponpes Sunan Drajat

Reporter : M. Yusuf Al Ghoni
Branch manager BRI Lamongan Edy Hariyadi ketika memberikan program TJSL ke Pondok Pesantren Sunan Drajat,desa Banjarwati, Kecamatan Paciran. Foto: Humas

LAMONGAN (Realita)- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pembangunan sarana dan prasarana lembaga pendidikan keagamaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli untuk pembangunan gedung serbaguna dan perpustakaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Baca juga: Santriwati PPFF Raih Juara 3 International Halal Chef Competition 2026 di Jakarta

Branch Manager BRI Lamongan, Edy Hariyadi, mengatakan bahwa bantuan melalui program TJSL BRI Peduli merupakan bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung pengembangan fasilitas pendidikan di lingkungan pondok pesantren.

Menurutnya, keberadaan gedung serbaguna dan perpustakaan memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan pembelajaran, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Melalui program TJSL BRI Peduli, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Drajat. Kami berharap bantuan pembangunan gedung serbaguna dan perpustakaan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri, tenaga pendidik, serta seluruh keluarga besar pondok pesantren," ujar Edy Hariyadi, Sabtu (24/10/2026).

Edy menjelaskan, sebagai salah satu perusahaan perbankan nasional, BRI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis dan peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah, tetapi juga mengemban tanggung jawab sosial untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Melalui berbagai program BRI Peduli, perusahaan berupaya menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga pembangunan fasilitas umum.

"Pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing. Karena itu, BRI terus berupaya mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang memadai agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara lebih optimal," ungkapnya.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Sunan Drajat merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang berperan dalam mencetak generasi muda berilmu pengetahuan, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kemandirian.
Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan fasilitas pesantren menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, dan pengembangan keterampilan para santri.

Baca juga: Aliansi Santri Lamongan Turut Aksi Bela Kyai dan Pesantren, Tolak Framing Negatif

Pembangunan gedung serbaguna diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan pendidikan, pembinaan santri, pertemuan, pelatihan, serta aktivitas sosial dan keagamaan agar dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan representatif.
Sementara itu, pembangunan perpustakaan diharapkan mampu menghadirkan ruang literasi yang nyaman sekaligus memperluas akses para santri terhadap berbagai sumber ilmu pengetahuan dan bahan bacaan yang mendukung proses pembelajaran.

"Kami meyakini bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Kehadiran fasilitas yang lebih baik di lingkungan pesantren diharapkan dapat mendorong semangat belajar, meningkatkan budaya literasi, serta mengembangkan potensi para santri secara maksimal," jelas Edy.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan program TJSL BRI Peduli merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.

BRI berupaya memastikan bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.

Baca juga: Korban Tewas Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 37 Orang

Melalui penyaluran bantuan tersebut, BRI Lamongan berharap dapat mempererat hubungan dan meningkatkan sinergi antara sektor perbankan dan lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia.

Selain itu, Edy berharap pembangunan gedung serbaguna dan perpustakaan Ponpes Sunan Drajat dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pendukung berbagai kegiatan produktif dan edukatif bagi para santri.

Ia menambahkan, kolaborasi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

"BRI Lamongan akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata. Kami berharap bantuan ini tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, berkarya, dan meraih prestasi demi masa depan yang lebih baik," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru