BATU (Realita)- PDI Perjuangan Kota Batu menjalankan program bedah rumah secara rutin setiap bulan untuk membantu warga yang tinggal di rumah tidak layak huni, terutama mereka yang belum bisa mendapatkan bantuan pemerintah karena terkendala persoalan administrasi.
Saat ini bedah rumah DPC PDI Perjuangan Kota Batu dilaksanakan di dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Minggu (25/10/2026)
Hal tersebut disampaikan Sekertaris PDI Perjuangan Kota Batu, Khamim Tohari saat menjelaskan pelaksanaan program bedah rumah yang menjadi salah satu agenda sosial partai di Kota Batu.Menurut Khamim, program tersebut digagas oleh TPC PDI Perjuangan Kota Batu dan dilaksanakan secara bergiliran di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo.
“Memang bedah rumah ini visinya dari TPC PD Kota Batu. Kita punya program bedah rumah yang dilaksanakan tiap bulan sekali dan di tiap-tiap kecamatan,” ujar Khamim.
Khamim Tohari sekaligus anggota DPRD Kota Batu menjelaskan, pelaksanaan program dilakukan secara bergantian dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya. Melalui skema tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Kota Batu.
Ia menyebut, salah satu sasaran utama program ini adalah warga yang menempati rumah tidak layak huni, tetapi belum dapat memperoleh bantuan pemerintah karena persoalan administrasi.
“Banyak rumah yang tidak layak huni, tetapi administrasinya bermasalah sehingga pemerintah kota tidak bisa meng-cover. Nah, itu yang kita bantu untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang tidak layak huni,” jelas Khamim Tohari.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan, program bedah rumah tersebut telah menjangkau 12 rumah. Penyelenggara juga menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat.
Khamim menambahkan, pelaksanaan program tersebut sejalan dengan arahan pimpinan agar kader turun langsung ke tengah masyarakat dan melihat persoalan yang dihadapi warga.Ia menegaskan, keberadaan kader di tengah masyarakat diharapkan tidak sebatas menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga hadir ketika warga membutuhkan bantuan.
“Prinsipnya, kita harus selalu hadir untuk menangis dan tertawa bersama rakyat,” ungkapnya.
Melalui program bedah rumah ini, PDI Perjuangan Kota Batu berharap dapat membantu memperbaiki kondisi hunian warga yang belum tersentuh bantuan pemerintah, sekaligus memperluas jangkauan kegiatan sosial di tiga kecamatan. (Ton)
Editor : Redaksi