Oknum Perwira Polisi Diduga Terlibat Perampasan, Korban Lapor Propam Polda Jatim

realita.co
Rekaman CCTV saat terjadinya perampasan.

SIDOARJO (Realita) - Oknum perwira polisi aktif yang berdinas di Polda Jawa Timur diduga terlibat dalam kasus perampasan cincin emas seberat 15 gram milik Dokter asal Sidoarjo pada, Selasa (8/2) lalu. Oknum Perwira Polisi berinisial HD ini dilaporkan korban Drg. H Anang Suhari lantaran cincin emas miliknya dirampas oleh terduga pelaku di tempat prakteknya (Klinik Dokter Gigi) Desa Cangkring Malang, Beji, Pasuruan.

Disampaikan Anang kejadian bermula saat dirinya hendak pulang dari tempat kerjanya, tiba-tiba didatangi teman wanitanya berinisial MF yang ia kenal bersama oknum polisi HD. "Tanpa basa-basi kedua orang ini menghampiri saya dan meneriaki saya maling secara spontan saya kaget dong kemudian dua orang ini merampas cincin emas saya," terangnya saat ditemui, Selasa (1/3).

Baca juga: Polres Madiun Kota Klarifikasi, Tiga Oknum Polisi Disebut Tak Berkaitan dengan Kasus Narkoba

Menurut keterangan korban, kedua terduga pelaku melakukan perampasan itu didasari oleh dendam lama MF terhadap dirinya. "Saya gak tahu ya alasan mereka apa yang jelas si wanita ini dulu berteman baik dengan saya tapi apa yang mereka lakukan merampas harta benda saya secara paksa jelas melanggar hukum," ungkapnya. Dari rekaman cctv tempat kejadian, oknum polisi HD berperan memegangi korban dengan cara memegang kedua tangan korban dari belakang, MF berperan mengambil cincin emas dari tangan saat korban tak berdaya.

Bahkan, pasca kejadian itu pada, Senin (28/2) oknum Polisi HD bersama MF sempat mendatangi anak korban di tengah jalan daerah Candi, Sidoarjo. "Anak saya didatangi dan diancam. Ini kan sudah keterlaluan anak saya yang di bawah umur gak tau apa-apa kok dilibatkan," imbuhnya. 

Baca juga: Hakim Pertanyakan Pemberi Uang Tak Diproses dalam Sidang Pemerasan Kadisdik Jatim

Masih kata korban, kejadian itu telah dilaporkannya ke pihak kepolisian dalam hal ini Bid Propam Polda Jawa Timur. "Sudah saya laporkan ke Propam Polda Jatim. Karena yang bersangkutan bertugas di Dittahti Polda Jatim," jelasnya.

Bukti laporan korban ke Propam Polda Jatim.

Baca juga: Tersangka ke-4 Kasus Pengusiran Nenek Elina, Ditangkap di Tandes Surabaya

Realita.co juga sudah berusaha mengkonfirmasi kedua pelaku, dengan mencari kedua pelaku yakni Oknum Polisi  HD dan MF, dan juga mencari kontak Whatsappnya, akan tetapi sampai saat ini keduanya belum ketemu, dan diduga berganti nomor. Selanjutnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto juga belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi Realita.co.hk

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru