Selasa, 28 Jun 2022 WIB

Dukung Vaksinasi BIN, Walikota Madiun Bagikan Minyak Goreng

Kamis, 23 Jun 2022 12:05 WIB
Dukung Vaksinasi BIN, Walikota Madiun Bagikan Minyak Goreng

Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Pemkot Madiun menggalakkan vaksinasi massal di tiga lokasi, Kamis (23/6/2022).

MADIUN (Realita)- Hingga kini, Covid-19 masih mengancam. Untuk itu, Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Pemkot Madiun menggalakkan vaksinasi massal di tiga lokasi, Kamis (23/6/2022). Yakni di Kelurahan Winongo, Nambangan Lor dan Nambangan Kidul.

Walikota Madiun, Maidi yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan, vaksinasi Covid-19 ini diprioritaskan untuk penyuntikan dosis ketiga atau booster. Meski begitu, bagi warga yang belum melakukan vaksin dosis satu maupun dua, juga dilayani. Upaya jemput bola ke kelurahan-kelurahan ini dilakukan guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kalau dosis ketiga ini sudah mencapai 70 persen, kegiatan agak bebas kita nggak was-was, nggak khawatir. Makanya dengan adanya aktifitas masyarakat yang tinggi, vaksinasi kita percepat agar mereka tervaksin booster," katanya.

Koordinator Wilayah BIN Kota Madiun, Moch Eko Setiyo Budi Utomo mengatakan, kegiatan ini sengaja dilakukan di kelurahan-kelurahan, agar pelayanan vaksinasi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat. jika semua warga sudah melakukan vaksin booster, maka diharapkan dapat terbentuk kekebalan komunal.

"Alhamdulillah antusias warga cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi ini. Walaupun tanpa ada program dari kita, mereka bisa mengikutinya di puskesmas. Yang jelas kita ingin mewujudkan herd immunity dan terbebas dari Covid-19," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani mengakui, capaian vaksinasi ketiga masih perlu digenjot. Karena itu Pemkot bekerja sama dengan BIN untuk menggerakkan kembali masyarakat agar mau divaksin. Apalagi di Kota Madiun saat ini capaian vaksinasi booster baru tercatat 46 persen. Ia menargetkan dengan upaya keras petugas memberikan pelayanan dengan sistem jemput bola, setidaknya capaian vaksinasi booster di Kota Madiun minimal 50 persen.

"Covid-19 ini kan masih ada, apalagi ada varian baru, setidaknya kalau sudah punya pertahanan sampai vaksinasi booster kan lebih kuat," ujarnya.

Sementara itu seorang peserta vaksinasi warga Nambangan Kidul, Pahirin mengaku lega setelah mendapat suntikan vaksin booster. Ia berharap dengan keikutsertaan menjalani vaksinasi, bisa terhindar dari Covid-19. Apalagi setelah divaksin, ia mendapat minyak goreng kemasan satu liter dari Walikota Madiun.

Vaksinasi Covid-19 ini diprioritaskan untuk penyuntikan dosis ketiga atau booster.Vaksinasi Covid-19 ini diprioritaskan untuk penyuntikan dosis ketiga atau booster.

"Ya biar aman, nyaman dan kesehatan terjaga. Tadi dapat minyak goreng juga dari pak wali (walikota.red)," terangnya.

Seperti diketahui hari ini setidaknya disediakan 1.500 dosis vaksin. Yakni Sinovac, AstraZeneca dan Pfiser. Tidak hanya di tiga kelurahan, yakni Winongo, Nambangan Lor dan Nambangan Kidul saja, vaksinasi Covid-19 akan terus dilaksanakan secara mobile di kelurahan lain. Yakni pada 26  dan 29 Juni. Kemudian tanggal 2, 5 dan 8 Juli mendatang. paw