Jumat, 23 Apr 2021 WIB

AHY Punya Modal Cukup untuk Nyapres

Senin, 05 Apr 2021 08:10 WIB
AHY Punya Modal Cukup untuk Nyapres

Jerry Massie (kiri) dalam webinar soal Demokrat, Minggu (4/4/2021).

JAKARTA- Keputusan Kemenkumham yang menolak permohonan pengesahan kepemgurusan DPP Demokrat versi KLB Deliserdang menguatkan legitimacy Ketua Umum AHY. Apalagi alasan penolakan Kemenkumham sangat jelas, yakni minimnya  dokumen kongres KLB Demokrat sehingga tidak ada alasan untuk mendapatkan kekuatan hukum. 

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi Demokrat terutama bagi AHY. Saya melihat bahwa ada dampak elektoral secara positif atas dinamika yang terjadi. Kita cermati berbagai hasil survei belakangan yang menunjukan tren positif terhadap elektabilitas Demokrat dan figur AHY. Apalagi AHY selalu tampil ke ruang publik, dengan demikian dia makin dikenal oleh publik secara luas. 

Dalam rangka memperkuat kohesitas Demokrat, maka perlu dilakukan purivikasi terhadap beberapa kader Demokrat agar mereka bisa kembali jalan yang benar yakni kembali ke Demokrat yang sah. Langkah ini juga menunjukan bahwa SBY maupun AHY adalah solidarity maker yang mampu menyatukan seluruh kader Demokrat. 

Yang kedua, hal yang perlu dilakukan adalah rekonsiliasi. Ini penting agar merela yang berbeda pandangan bisa duduk bareng dan gotong-royong membesarkan partai Demokrat. Terutama bagi kader-kader senior Demokrat. Mereka tentu mempunyai pengalaman dan kapasitas dalam mengurus partai. Jika hal ini bisa dilakukan maka Demokrat akan semakin besar dan solid.

Yang terakhir adalah melakulan konsolidasi secara nasional untuk menunjukan bahwa partai ini masih utuh dan tetap mempunyai kekuatan yang layak untuk pertahankan secara bersama-sama. 

Satu hal yang paling penting adalah, AHY mendapatkan banyak pelajaran dari dinamika Demokrat, dengan demikian saya yakin AHY akan semakin matang dalam memimpin Demokrat dan kemudian siap untuk masuk dalam gelanggang politik.

Jerry Massie dalam Webinar "Sahkan Demokrat Kubu AHY, KEMENKUHAM Bersikap Profesional", Minggu (4/4/2021).