Rabu, 30 Nov 2022 WIB

Pamer Foto Bermesraan dengan Istri Orang, Pria Ini Tewas Ditikam Berkali-kali

Jumat, 09 Sep 2022 20:41 WIB
Pamer Foto Bermesraan dengan Istri Orang, Pria Ini Tewas Ditikam Berkali-kali

Kondisi mayat korban yang berdarah-darah.

SAMPANG (Realita)- Seorang pria asal Desa Durjen, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, menjadi korban pembacokan Orang Tidak Dikenal (OTK) hingga tewas. Kamis (08/09/2022).

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan raya Pancantek, Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Menurut informasi, korban saat itu lagi potong rambut di salah satu salon. Saat itu, ada orang tidak dikenal yang datang dan membacok korban dengan senjata tajam jenis pisau.

Hal itu juga disampaikan oleh saksi mata, pemilik salon berinisial BS. Dirinya (BS) mengatakan bahwa pihaknya sedang memotong rambutnya korban. Namun, tiba-tiba datang orang tidak dikenal yang langsung membacok.

"Tiba-tiba ada orang yang tidak dikenal masuk langsung menusuk korban dengan pisau mas, Saya lari karena takut," ungkap BS.

Menurut BS, setelah kenak bacok, korban lari ke jalan raya dan dikejar oleh pelaku.

"Karena ada orang yang melihat, pelaku langsung mengambil sepeda motornya dan lari kearah selatan," tuturnya.

Sementara, Kapolsek Banyuates, Iptu Rizky Akbar Kurniadi membenarkan bahwa ada kejadian pembacokan  diwilayah hukumnya.

"Benar mas, Korban meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujarnya.

Korban tewas dibacok oleh warga berinisial WS asal Desa Morbatoh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Korban dibunuh di sebuah tempat potong rambut. Kondisi korban mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. 

"Tempat Kejadian Perkaranya (TKP) di rumah potong rambut langganan korban," kata Rizky Akbar Kurniadi, melalui sambungan telepon seluler. 

Rizky menambahkan, Satreskrim Polsek Banyuates langsung melakukan pengejaran pada pelaku.

"Pelaku ditangkap di rumahnya sekitar sejam setelah peristiwa," ungkapnya. 

Rizky menduga, motif pembunuhan berkaitan dengan masalah asmara. 

Diduga, korban pernah mengunggah foto mesra korban dengan istri pelaku di story WhatsApp hingga unggahan itu diketahui oleh pelaku.kep