Tunggu Hasil Lab, Proyek Jalan Sultan Agung Ponorogo Rp 3,3 M Mandeg

PONOROGO (Realita)- Pengerjaan perbaikan jalan di kawasan Jalan Sultan Agung Kota Ponorogo berhenti. Pasalnya, hingga kini hasil uji lab atas kualitas aspal Hot Mix yang digelar belum juga keluar.

Hal ini dibenarkan oleh, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Ponorogo Jamus Kunto. Ia mengatakan, kendati baru dikerjakan sejauh 50 meter, namun proyek senilai Rp 3,3 miliar yang dikerjakan CV Fajar Mulia asal Tuban itu terpaksa dihentikan. Ini setelah proses uji lab atas hotmix yang digelar belum keluar. 

" Jadi ketika kontraktor sudah siap kerja, Job Mix Formula (JMF) yang ia tawarkan atas aspal yang digelar itu harus di uji dulu. Apakah sudah sesuai spek.  Dimana di dalam spek minimal 50 ton itu harus digelar, dan dibagi dalam tiga segmen dengan lintasan dari mesin Gilisnya itu ada yang 12-14 kali, atau 16-18 kali," ujarnya, Senin (10/10/2022).

Jamus mengungkapkan, pekerjaan yang dilakukan rekanan di Jalan Sultan Agung baru sebatas trial Aspal. Dimana aspal yang sudah digelar  itu diambil sampelnya dan diuji dilaboratorium.

" Diuji apakah kepadatanya sesuai.  sesuai spek JMF aspal. Passingnya misal 16-18 kali, maka seterusnya dikerjakan lintasan gilisnya sesuai itu. Atau berat jenisnya tidak tercapai ya dia harus mengganti matrialnya. Biasanya hasil lab itu sehari sudah keluar," ungkapnya.

Jamus mengaku, selain mengerjakan Jalan Sultan Agung, CV Fajar Mulia juga mengerjakan proyek perbaikan jalan Temon-Suru senilai Rp 3,4 miliar. Kontraktor ini menjadi rekanan pelaksana perbaikan jalan Sultan Agung usai CV Dua Bersaudara asal Pasuruan gagal berkontrak akibat tidak memenuhi syarat.

" Jadi saat ini rekanan ini juga sedang trial di Temon-Suru alatnya dibawa kesana. Sambil nunggu hasil lab dari Jalan Sultan Agung. Dia ini pemenang kedua, karena pemenang pertamanya tidak siap kontrak jadi turun ke dia," jelasnya. 

Lebih jauh, Jamus mengaku perbaikan jalan Sultan Agung ini akan dilakukan mulai dari Bundaran Pos Mode hingga Bundaran Hotel Gajah Mada, dengan dua sisi jalur. 

" Jadi perbaikan tuntas di semua ruas jalan itu, nantinya," pungkasnya.znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Tamparan Berujung Tembakan di Leher

AGRESTE (Realita)- Seorang pria ditembak mati di dalam sebuah bar di São Caetano, di wilayah Agreste, Pernambuco. Kejahatan itu terekam oleh kamera keamanan; …