Sabtu, 19 Jun 2021 WIB

Terkait PMI Korban Penipuan, Kodim Madiun Pastikan Bukan Anggotanya

Kamis, 10 Jun 2021 17:08 WIB
Terkait PMI Korban Penipuan, Kodim Madiun Pastikan Bukan Anggotanya

Dandim 0803 Madiun, Letkol. Inf. Edwin Charles.

MADIUN (Realita) - Komandan Kodim 0803 Madiun, Letkol. Inf. Edwin Charles memastikan tidak ada anggotanya bernama Trio Ermanto. Ini setelah dirinya menerima informasi jika Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung menjadi korban penipuan seseorang yang mengaku bertugas sebagai anggota TNI berpangkat Serda di Kodim Madiun.

“Kami nyatakan bahwa atas nama Trio Ermanto itu bukan anggota kami bukan berdinas di satuan TNI AD khususnya di Madiun. Tidak ada anggota kami atas nama tersebut. Kemungkinan besar bahwa PMI ini mengalami penipuan," katanya saat mengelar konferensi pers di Kantor Kodim 0803 Madiun, Kamis (10/6/2021).

Jika dilihat dari bukti-bukti foto yang ada, lanjutnya, baju doreng lengkap dengan atribut yang dikenakan Trio Ermanto terdapat kejanggalan. Yakni tidak sama dengan atribut yang digunakan TNI AD. Bahkan setelah ditelusuri, juga bukan termasuk anggota TNI yang berdinas di Kodam V/Brawijaya.

"Yang jelas atas kejadian ini kami sangat dirugikan dan kami merasa nama baik institusi kami khususnya TNI AD ini tercoreng,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya berharap seluruh masyarakat bijak menggunakan media sosial (medsos). Selain itu ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya atas iming-iming yang dijanjikan oleh seseorang.  Apalagi dengan mengatasnamakan anggota TNI. “Saya harap pengguna medsos itu lebih bijak," tuturnya.

Atas kejadian itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian termasuk dinas terkait. Selebihnya tergantung saksi korban. Sementara itu, investigasi terkait keberadaan Trio Ermanto menjadi kewenangan aparat kepolisian.

Trio Ermanto yang mengaku-ngaku bertugas sebagai anggota TNI di Kodim Madiun. Trio Ermanto yang mengaku-ngaku bertugas sebagai anggota TNI di Kodim Madiun.

Diberitakan sebelumnya, Hartiningsih (34) seorang PMI yang sebelumnya bekerja di Hongkong diduga menjadi korban penipuan. Wanita asal Lampung ini nyasar ke Kota Madiun lantaran dijanjikan untuk dinikahi oleh sang pujaan hati bernama Trio Ermanto.

Sayangnya setelah sampai di Indonesia, laki-laki yang mengaku sebagai anggota TNI dan bertugas di Kodim 0803/Madiun tersebut, justru menghilang. Ironisnya, selama berada di Hongkong, Hartiningsih sering mengirimkan uang kepada Trio. Hingga total mencapai puluhan juta. paw