Midtou Peduli' Bagikan 1.000 Paket Beras ke Warga Surabaya

SURABAYA (Realita) - PT Midtou Aryacom Futures membagi 1.000 paket beras pada warga Surabaya, bertempat di Gedung Wanita Kalibokor, Selasa(29/8/2023). Yang istimewa pembagian beras bertajuk 'Midtou Peduli' kali ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

"Midtou Peduli kali ini menyasar 1.000 warga kurang mampu di kecamatan wonokromo. Dimana masing-masing warga akan mendapatkan paket beras seberat 5 kilogram," ungkap Andy Susanto, Direktur PT Midtou Aryacom Futures Indonesia.

Baca Juga: Stok Beras 52 Ton, Pemkot Surabaya Pastikan Ketersediaan Aman

Andy mengungkapkan, pembagian beras ini sudah menjadi agenda tiap tiga bulanan yang tempatnya selalu berpindah pindah. "Di Surabaya paling sering, selain juga beberapa daerah di Jawa Timur," ungkapnya.

Di Surabaya menurut Abdi Herry, Kepala Cabang PT.Midtou aryacom Surabaya, karena unsur kedekatan dengan kantor yang ada di Surabaya. "Kita ingin berbagi dengan yang lebih dekat dulu. Seperti saat ini di Gedung wanita surabaya," tegasnya.

Baca Juga: Kebutuhan Beras Per Bulan, Pemkot Surabaya Pastikan Stok dan Harga Terkendali

Dan Abdi sangat mengapresiasi warga yang berlaku tertib sehingga pembagian berjalan lancar. "Terima kasih kita untuk warga kecamatan wonokromo yang antusias menyambut kedatangan kita," ujarnya.

Andy Susanto, Direktur PT Midtou Aryacom Futures Indonesia bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.Andy Susanto, Direktur PT Midtou Aryacom Futures Indonesia bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Mulai Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah Tahap II

Seperti diketahui, PT Midtou Aryacom Futures Surabaya merupakan perusahaan Pialang Berjangka peringkat 5 besar pialang se Indonesia dan memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dari tahun 2005, Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).rum

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Telegram Menuju 1 Miliar Pengguna

DUBAI- Aplikasi Telegram pelan tapi pasti mengejar WhatsApp. Pendirinya, Pavel Durov, mengklaim bahwa Telegram kemungkinan akan mencapai satu miliar pengguna …