Penonton Euro 2021 Berdesakan, WHO Marah

NEW YORK- Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut bahwa para penonton laga sepakbola Piala Eropa atau Euro 2020 (2021) telah membuat angka penularan Covid-19 yang cukup signifikan.

"Kerumunan orang di stadion sepak bola Euro 2020 dan di pub dan bar di kota tuan rumah mendorong peningkatan infeksi virus corona saat ini di Eropa," kata WHO, Kamis (1/7/2021) sebagaimana diwartakan Reuters.

WHO juga mempersoalkan mengenai bagaimana para penonton yang datang dari banyak negara diizinkan berbondong-bondong ke beberapa stadion tuan rumah laga tanpa protokol kesehatan yang ketat.

"Kita perlu melihat lebih dari sekadar stadion itu sendiri," kata petugas darurat senior WHO, Catherine Smallwood, kepada wartawan.

"Kita perlu melihat bagaimana orang-orang sampai di sana, apakah mereka bepergian dengan konvoi bus besar yang penuh sesak? Dan ketika mereka meninggalkan stadion, apakah mereka pergi ke bar dan pub yang ramai untuk menonton pertandingan?"

"Peristiwa kecil terus-menerus inilah yang mendorong penyebaran virus," kata Smallwood.

Pernyataan ini seakan menyambung pernyataan Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer yang sebelumnya menyebut keputusan badan sepak bola Eropa UEFA untuk mengizinkan kerumunan besar di Euro 2020 "sama sekali tidak bertanggung jawab".

Di sisi lain, UEFA menjawab bahwa mereka telah menerapkan langkah-langkah yang sesuai dengan yang diterapkan oleh tuan rumah laga.nn

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Roy Suryo Tolak Silaturahmi ke Jokowi

JAKARTA (Realita)– Pakar telematika, Roy Suryo menegaskan, tidak ingin mengikuti langkah Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang menemui Presiden ke-7 RI Joko W …