Ambulan Jenasah Covid-19 RSU Aisyah Bikin Resah, Warga Ponorogo Lurug Kantor Kelu

PONOROGO (Realita)- Warga Anjasmoro Kelurahan Bangunsari Kecamatan Ponorogo melurug kantor kelurahan setempat. Aksi ini dipicu keresahan warga akibat aktifitas Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyah Ponorogo yang dituding mengancam keselamatan warga, Senin (12/07).

Dari pantuan dilapangan tercatat 15 warga dari tiga RT di Jalan Anjasmara melakukan mediasi dengan pihak kelurahan dan RSU Aisyah Ponorogo. Dalam tuntutanya, warga mendesak aktifitas ambulans pengangkut jenasah Covid-19 yang selalu melintasi jalan Anjasmara dihentikan, dan diubah melalui pintu depan atau jalan Dr Soetomo. Tak hanya itu, warga juga meminta pengambilan limbah medis yang dilakukan siang dan malam, dirubah menjadi malam hari saja. Pasalnya, bila siang banyak warga beraktifitas, dan hal itu menjadi kekhawatiran warga ditengah tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Ponorogo.

Ketua RT 2 RW 5 Jalan Anjasmoro Bambang Setyono mengatakan, dipicu meninggalnya 9 warga jalan ini akibat terpapar covid-19. Warga yang resah mengeklaim hal ini dipicu akibat aktifitas ambulan dan lembah medis Aisyah yang hilir mudik di jalan Anjasmara.

" Kita resah, warga kita sudah 9 orang yang meninggal akibat Covid. Warga menuding hilir mudik ambulan jenasah dan limbah medis ini menjadi penyebabnya,"ujarnya.

Bambang membeberkan, kendati jalan kecil namun sedikitnya 200 jiwa mendiami jalan ini. Diantaranya warga RT 1 hingga 3 RW 5, dan warga RT 1 hingga 3 RT 6.

" Ada 3 RT di RW 5 dan RW 6 di situ, banyak yang menghuni disana. Jadi sangat riskan sekali. Apalagi jalur ini menijadi pintu belakang RSU Aisyah," tudingnya.

Sementara itu, Humas RSU Aisyah Ponorogo Drg Yudi Wiyono mengeklaim, berdasarkan hasil mediasi bersama, maka pihaknya sepakat tidak lagi menggunakan jalan Anjasmara untuk hilir mudik  ambulan ataupun jenasah pasien Covid-19. Pun dengan limbah medis akam diangkut pada malam hari.

"Sudah clear. Ambulan kita lewatkan depan di jalan Dr Soetomo. Untuk limbah medis pengambilan malam hari," pungkasnya. lin

Editor : Redaksi

Berita Terbaru