229 Peserta Lulus Seleksi PPPK Tahap Pertama di Kabupaten Kotabaru

Advertorial

KOTABARU (Realita) – Dari total 250 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk tahap pertama, sebanyak 229 orang berhasil lulus seleksi. Jumlah tersebut terdiri dari tenaga teknis sebanyak 54 orang, tenaga kesehatan 18 orang, dan tenaga pendidikan 157 orang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotabaru, H. Muhammad Yusuf, S.Pd., menyampaikan hal tersebut kepada Realit.co di ruang kerjanya pada Jumat (10/01/2025).

"Formasi yang belum terisi berasal dari tenaga kesehatan sebanyak 16 orang dan tenaga pendidikan sebanyak 5 orang," jelasnya.

Yusuf menambahkan, untuk tenaga pendidikan yang masih kosong mencakup mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik, Pendidikan Agama Buddha, PPKn, dan IPS. Kekosongan ini akan menjadi perhatian dalam tahap seleksi berikutnya.

Ia juga memberikan pesan kepada peserta yang belum lulus untuk tetap bersabar. "Meskipun tidak lulus, mereka tetap menjadi tenaga honorer. Saat ini, Bupati Kotabaru telah menandatangani anggaran untuk tenaga honorer sebesar Rp 2.000.000 per bulan. Kami berharap ini dapat meningkatkan kesejahteraan mereka," ungkapnya.

Terkait pengangkatan tenaga paruh waktu, Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Dengan hasil seleksi ini, Pemkab Kotabaru berharap formasi yang belum terisi dapat terpenuhi pada tahap seleksi berikutnya untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik.hai

 

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Balapan Liar, Satu Pemotor Tewas 

BANJAR (Realita)- Seorang pria dilaporkan meninggal dunia, akibat kecelakaan diduga saat mengikuti balap liar di Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Pemakuan, …

Ramadhan, Israel Berani Serang Iran lagi

Teheran (Realita)- Israel kembali menyerang Iran. Serangan dilancarkan pada Sabtu (28/2), dan mengulang lagi situasi berbahaya di Timur Tengah saat Iran tengah …