Penuh Semangat, Ratusan Warga Ramaikan Pawai Obor Sambut Ramadan di Depok

DEPOK (Realita) - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 H, warga Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, menggelar pawai obor yang meriah dan penuh semangat.

Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan, terutama oleh anak-anak yang turut serta dalam pawai tersebut.

Acara yang digelar pada Jumat (21/2/2025) malam, usai salat Isya ini dimulai dengan berkumpul di Masjid Darul Istiqomah yang berlokasi di Jalan Karya Bakti, RW 06.

Ratusan warga, baik anak-anak maupun orang dewasa, tampak antusias mengikuti pawai obor ini.

Anak-anak yang ikut dalam pawai obor tampak ceria dengan obor di tangan mereka.

Didampingi oleh orang tua, mereka berjalan beriringan menyusuri jalan-jalan di sekitar Kelurahan Tanah Baru, sembari bershalawat.

Muhammad Alfareza, ketua panitia pawai obor, menyebutkan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih dalam dari sekadar pawai.

"Anak-anak juga diarahkan mengikuti rentetan aktivitas Ramadan yang diselenggarakan di masjid," ungkap Alfareza.

"Hal itu supaya mampu terlatih menjadi generasi yang cinta dengan Islam dan menghargai tradisi yang baik dalam mengembangkan syiar Islam," tambah Alfareza.

Alfareza menambahkan, keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan ini bukan hanya memberikan hiburan.

"Akan tetapi juga sarat dengan nilai edukatif dan spiritual yang bisa dirasakan anak-anak," bebernya.

Lebih lanjut, Alfareza menjelaskan, pawai obor ini dilaksanakan oleh Ikatan Remaja Masjid Darul Istiqomah (IRADI) dan turut bergabung juga Remaja Masjid An-Nur (REMAN).

"Sebelum pawai dimulai, panitia memberikan pengarahan awal kepada anak-anak mengenai tata cara pawai dan informasi seputar ibadah di bulan Ramadan," paparnya.

Menurutnya, ada lebih dari 200 warga yang ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Selain itu, karna Alfareza, para remaja masjid berperan aktif dalam mengatur jalannya pawai.

"Itu untuk memastikan peserta pawai obor ini tetap dalam barisan, dan menjaga keselamatan di sepanjang rute yang dilalui," jelasnya.

Alfareza menjelaskan, tradisi ini tidak hanya memberikan suasana meriah tetapi juga menjadi media dakwah yang efektif.

Selain itu, tambah dia, juga mempererat silaturahmi antar warga, menguatkan rasa kebersamaan, dan memperkenalkan anak-anak pada tradisi Islam yang positif.

"Kegiatan ini bukan hanya sekadar pawai, namun juga pembelajaran agar mereka menjadi generasi yang cinta masjid dan aktif dalam kegiatan-kegiatan positif selama Ramadan," pungkasnya. Hry

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Natalia Loewe Tetap Setia Alisson Becker

LIVERPOOL (Realita)- Kiper Liverpool, Alisson Becker, memiliki seorang istri rupawan bernama Natalia Loewe. Kecantikan luar dalam membuat Alisson tak ragu …

Pupuk Subsidi di Jombang, Ruwet

JOMBANG - Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen.  Distribusi pupuk …