Cemburu, Oknum Letnan Kolonel Bunuh Istri

PHNOM PENH (Realita)- Seorang anggota militer menikam istrinya hingga tewas kemudian ia melarikan diri

Pembunuhan itu bermula dari rasa cemburu dan perselisihan mengenai uang dalam penjualan tanah serta piutang pembangunan rumah susun, menurut pihak berwenang.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada pukul 01.50 waktu setempat tanggal 19 Februari 2025 di desa Kraing Svay, komune Kraing Pong, distrik Dangkor, Phnom Penh.

Pelaku Chhim Panha Pitour 43 tahun, yang merupakan suaminya sendiri berpangkat letnan kolonel, tinggal di desa tersebut dan lahir di desa Kampong Chen, komune Kampong Chen, distrik Stong, provinsi Kampong Thom.

Istri korban, Mong Srey Neang, 42 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga, berdomisili di desa tempat kejadian. Pasangan ini memiliki dua putra dan seorang putri.

Pihak berwenang mengatakan, pasangan ini sering bertengkar, bermula dari rasa cemburu dan perselisihan soal uang dalam bisnis pemisahan kavling untuk dijual dan pembangunan rumah susun untuk dijual karena uang yang tidak dapat dikembalikan. Sementara itu, di hari pembunuhan terjadi, keduanya bertengkar di kamar tidur.

Setelah menerima informasi tersebut, pihak kepolisian setempat turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan membuat laporan, serta menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk upacara adat, sedangkan pelakunya sedang diselidiki untuk ditangkap dan dihukum sesuai hukum yang berlaku.ng

 

 

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru