Saat Ikut Iring-iringan Pemakaman, Remaja 18 Tahun Ditembak Pembunuh Bayaran

Pembunuh bayaran membunuh seorang remaja berusia 18 tahun dan melukai dua orang saat pemakaman

Salah satu korban luka merupakan saudara perempuan korban yang meninggal. Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah pembunuhan itu terkait dengan perselisihan antargeng.

Pemakaman yang berlangsung pada Rabu pagi, 19 Februari, berakhir dengan tragedi, setelah seorang pelaku bersenjata mengendarai sepeda motor menembaki orang-orang yang berada dalam rombongan yang mengawal upacara pemakaman, di wilayah Los Patios, Norte de Santander.

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, yang diduga direkam oleh salah seorang anggota rombongan itu, di mana para rombongan terlihat mengendarai sepeda motor mengenakan kaos Atlético Nacional dan berwarna putih.

Pada satu kesempatan, seorang pria berbaju putih menyusul orang yang sedang merekam dan menembak seorang pria muda yang sedang ditemani seorang wanita, yang langsung jatuh ke jalan. Di sana, pembunuh bayaran itu terus menembaki pria itu sebelum melarikan diri.

Menurut Kepolisian Metropolitan Cúcuta, kedua orang yang diserang adalah kakak beradik. Pemuda berusia 18 tahun itu meninggal dunia, sementara wanita yang mengendarai di belakang dan seorang wanita lain di sepeda motor di sebelahnya terluka dan harus dibawa ke rumah sakit.

"Adiknya sedang dirawat, dan informasi yang kami miliki sejauh ini adalah dia sudah tidak dalam kondisi bahaya. Selain itu, ada sepeda motor lain yang melintas di dekatnya, dan seorang wanita terluka. Dia juga dirawat di pusat kesehatan. Kami tidak tahu apakah lukanya serius," kata Letnan Kolonel Julio Alexander Olaya, komandan operasional Keamanan Warga.

Sementara itu, Sekretaris Pemerintah Los Patios, Kolonel (r) Sandra Mora, menjelaskan bahwa yang dimakamkan adalah seorang pemuda yang dibunuh saat akhir pekan di lingkungan Doña Nidya, di Cúcuta, dan ia meminta Polisi untuk menghadapi geng-geng kriminal di kota tersebut.

"Tindakan kekerasan mereka berdampak pada kota di wilayah metropolitan, jadi sangat mendesak untuk mengadakan dewan keamanan guna mengatasi masalah ini yang menimbulkan ketakutan di antara penduduk," imbuh Mora.

Motif kejahatan tersebut belum diketahui, tidak menutup kemungkinan bahwa kejahatan tersebut terkait dengan bentrokan antargeng.ha

 

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Tergelincir, Mobil Tabrak Tembok Tol

BUTTERWORTH (Realita)- Seorang pria Pakistan tewas dan rekan senegaranya mengalami luka serius setelah mobil mereka tergelincir dan menabrak tembok di Gerbang …