BANGKALAN (Realita)-Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan perlu bersikap tegas menyikapi kemacetan yang sering terjadi di Jalan Panglima Sudirman (Pecinan). Karena ulah nakal juru parkir (jukir) alias jukir mokong yang bertugas di tempat itu, lalu lintas terhambat alias macet.
Salah seorang warga Kota Bangkalan Amiruddin mengeluhkan parkir di kawasan Pecinan Bangkalan, karena menyebabkan kemacetan, terutama pada jam sibuk atau siang hari.
"Banyak kendaraan yang diparkir melebihi batas markah parkir yang telah ditentukan serta mobil parkir sembarangan di bahu jalan," paparnya. Selasa (25/2/2025)
Kasi Lalu Lintas Dishub Bangkalan Syaiful Rohman mengakui masih banyak jukir yang tidak menaati arahan instansinya.
Syaiful Rohman menyatakan, petugas dibuat mainan oleh jukir dan pemilik toko di daerah pecinan. Kegiatan operasi dan teguran yang selama ini dilaksanakan tidak didindahkan.
"Kami sudah ditegur oleh Komis I DPRD Bangkalan kerena banyak kendaraan tidak tertib di sana," jelasnya.
Dishub sudah mengerahkan personel untuk berjaga di sepanjang ruas Pecinan mulai pukul 09.00–11.30 WIB.
Namun banyak kendaraan diparkir di tempat yang tidak semestinya sehingga menghambat kelancaran lalu lintas.
"Kalau ada kami, mereka memang tertib, tapi setelah petugas pulang, sudah kembali tidak tertib," katanya.
Pihaknya berjanji mencabut izin juru parkir (jukir) yang mengarahkan kendaraan berhenti di tempat yang tidak semestinya. "Kami akan bertindak tegas karena imbauan selam ini sia-sia," tegasnya.
Ketua Komisi I DPRD Bangkalan Fadhur Rosi menyatakan penataan parkir kawasan pecinan itu masih amburadul.
Bahkan meski berkali-kali ditertibkan dan diimbau, masih banyak kendaraan yang diparkir sembarangan. Dampaknya, lalu lintas sering tersendat, bahkan macet.
"Pagi hari mungkin masih tertib, tapi siang harinya sudah kembali pada habitat awal. Jika jukir masih banyak yang mokong, seharusnya ada tindakan tegas," tandasnya. (Syaiful)
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-36728-banyak-jukir-mokong-di-pecinan-dishub-bangkalan-kurang-tegas