Reses di Sumenep, Nur Faizin Terima Keluhan Warga soal Dermaga hingga Madin

Advertorial

SUMENEP (Realita) - Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Nur Faizin menggelar serap aspirasi atau reses di Kecamatan Dungkek dan Bluto, Sumenep, Rabu (26/2/2025).

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga mengeluhkan berbagai macam persoalan. Mulai soal dermaga di Kecamatan Dungkek hingga nasib madrasah diniyah (madin) di Kecamatan Bluto.

Kepala Desa Bancamara Moh. Alwi menyampaikan, konstruksi pembangunan dermaga di Kecamatan Dungkek oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan perahu atau kapal penyeberangan yang ada. Sehingga sejak dibangun hingga saat ini tidak bisa digunakan dengan maksimal.

“Dermaga yang ada di Dungkek ini tidak berfungsi dengan baik, hanya menjadi tempat warga memancing, karena perahu nelayan dan kapal penyeberangan tidak bisa bersandar,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Nur Faizin akan menindaklanjuti persoalan tersebut ke dinas terkait agar dilakukan evaluasi dan dicarikan jalan keluar sehingga proyek dengan anggaran miliaran itu tidak mubazir.

"Apa yang menjadi keluhan warga, kami tampung dan akan kami koordinasikan dengan dinas terkait. Kami akan mengawal semoga bisa segera ada solusinya," katanya.

Selain di Kecamatan Dungkek, Nur Faizin juga menggelar serap aspirasi di Kecamatan Bluto. Di sana, warga mengeluhkan soal kepedulian Pemprov Jatim terhadap madrasah diniyah, yang saat ini terkesan dilupakan.

“Dulu sekitar tahun 2025, Pemprov Jatim sangat peduli terhadap keberadaan madrasah diniyah, tapi sekarang sudah sangat minim sekali (kepedulian terhadap madin, red),” ujar salah seorang guru madin.

Menyikapi keluhan tersebut, politisi muda asal Sumenep ini berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke rapat fraksi dan mendorongnya agar di bahas di komisi yang membidangi soal pendidikan.

“Terkait madin ini, kami memang banyak mendapat keluhan. Nanti, kita coba sampaikan di rapat fraksi agar dibahas di komisi terkait,” tuturnya.

“Karena kebetulan saat ini sy berada di Komisi C yang tidak berhubungan dengan pendidikan. Tapi, kami akan tetap perjuangakan melalui rekan kami di fraksi PKB yang berada di Komisi E,” imbuhnya.

Diketahui, seluruh anggota DPRD Jawa Timur, sedang menggelar reses masa sidang ke 1 Tahun 2025, sejak 21 hingga 28 Februari 2025.

Pelaksanaan reses sendiri digelar di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) DPRD Jatim, yang bertujuan mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. (haz)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru