TMMD di Desa Talusi: Sinergi TNI dan Masyarakat Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

KOTABARU (Realita) – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang berlangsung di Desa Talusi, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, mendapat perhatian khusus dari Tim Pengawasan dan Evaluasi. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Mayjen Muhammad Muchidin, didampingi Letkol Bambang, guna memastikan kelancaran dan efektivitas program TMMD dalam mendukung pembangunan desa.

Dalam kesempatan ini, rombongan juga disambut oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs. H. Murdianto, Camat Pamukan Selatan, Akhyar Maulana, S.STP, Kapolsek Pamukan Selatan, Iptu Edi Supratman, serta Kepala Desa Talusi, Noor Akhmadi, S.Pd.

Camat Pamukan Selatan, dalam sambutannya, mengapresiasi peran TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti bahwa Desa Talusi, dengan luas wilayah 18 km² dan jumlah penduduk 875 jiwa, masih menghadapi tantangan infrastruktur, khususnya akses jalan yang rusak saat musim hujan, pasokan listrik yang tidak stabil, serta keterbatasan jaringan internet dan air bersih.

Namun, melalui program TMMD, berbagai permasalahan tersebut mulai teratasi. Pembangunan jalan sepanjang 1.250 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan lima titik sumur bor untuk air bersih, serta pembangunan musala dan pos kamling telah dilakukan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim TMMD yang selalu sigap dalam memperbaiki jalan yang rusak. Berkat program ini, warga Desa Talusi kini memiliki akses air bersih yang lebih baik," ujar Camat Akhyar Maulana.

Dalam sesi wawancara, Mayjen Muhammad Muchidin menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan wawasan kebangsaan. Salah satu program unggulan dalam TMMD kali ini adalah sosialisasi rekrutmen TNI, yang menekankan bahwa pendaftaran seleksi TNI tidak dipungut biaya.

"Jika ada pungutan dalam proses rekrutmen, segera laporkan. Kami dari Inspektorat Mabesad dan jajaran TNI AD dengan tegas melarang praktik tersebut," tegasnya.

Selain itu, Mayjen Muchidin juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

"Kami berharap pembangunan ini tidak hanya bermanfaat dalam waktu singkat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat Desa Talusi. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun terbengkalai," tambahnya.

Program TMMD di Desa Talusi tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada sektor ekonomi. Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas warga menjadi lebih lancar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kegiatan ekonomi di desa.

Selain itu, pembangunan pos kamling juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan desa. Masyarakat diminta untuk turut serta dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat terus dirasakan.

Sebagai penutup, Mayjen Muchidin mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program-program pembangunan dan mengapresiasi kinerja prajurit yang bertugas di desa mereka.

"Pembangunan di Desa Talusi tidak boleh berhenti. Dana desa harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan masyarakat, program TMMD di Desa Talusi menjadi bukti nyata bahwa pembangunan pedesaan dapat terus berkelanjutan, demi masa depan yang lebih baik.hai

Editor : Redaksi

Berita Terbaru