BA RIA (Realita)- Menurut Departemen Kesehatan Provinsi Ba Ria - Vung Tau Pada tanggal 20 Februari, pasien NVH (34 tahun) dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ba Ria dengan keluhan cedera hidung akibat dipukul.
Pada saat ini, pasien tidak memiliki anggota keluarga yang menemaninya.
Dokter memeriksa dan memerintahkan rontgen NVH tulang hidung pasien, hasilnya tidak menunjukkan sesuatu yang aneh.
Menurut Departemen Kesehatan Provinsi Ba Ria - Vung Tau, selama perawatan, korban melakukan tindakan yang menyebabkan masalah dan mengancam staf medis di Departemen Gawat Darurat sekitar pukul 05:25 pagi. Petugas yang bertugas melapor kepada petugas keamanan dan petugas keamanan segera melapor ke Kepolisian Distrik Long Tam, Kota Ba Ria untuk meminta bantuan.
Polisi daerah Long Tam kemudian mengirim petugas ke rumah sakit untuk menangani pasien tetapi tidak menemukan masalah serius apa pun. Tes alkohol dan narkoba, pasien mendapat hasil negatif.
Pada pukul 06.40 pagi di hari yang sama, korban meminta untuk keluar dari rumah sakit dan disetujui oleh dokter seperti yang diminta. Setelah keluar dari rumah sakit
Namun, sekitar pukul 16.20 sore di hari yang sama, staf rumah sakit menemukan korban dalam keadaan tewas setelah melompat dari gedung
Kejadian tersebut dilaporkan kepada pimpinan rumah sakit dan tempat kejadian ditutup. Rumah sakit juga berkoordinasi dengan Kepolisian Distrik Long Tam, Kepolisian Kota Ba Ria, Departemen Teknik Kriminal, Kepolisian Provinsi Ba Ria-Vung Tau dan Kejaksaan Rakyat untuk menyelidiki dan mengklarifikasi kasus tersebut.
Kepolisian Provinsi Vung Tau terus menyelidiki penyebab kematian korban.ha
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-36882-pasien-rumah-sakit-melompat-dari-lantai-atas