Polres Brebes Berikan Keterangan Terkait Jenazah Rizky Setiawan, Kompolnas Minta Klarifikasi Kapolda

BREBES (Realita)- Polres Brebes jajaran Polda Jawa Tengah akhirnya memberikan klarifikasi terkait penemuan mayat di Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Rizky Setiawan (25) ditemukan oleh warga sekitar sudah tidak bernyawa, dengan kondisi memprihatinkan dengan dugaan kuat korban pembunuhan yang jasadnya dibuang di semak-semak bantaran Sungai Cisanggarung, pada Minggu, 13 Oktober 2024 lalu.

"Kami ingin menyampaikan bahwa kasus penemuan mayat di Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Saat ini sedang ditangani oleh Penyidik Unit Reskrim Polsek Losari dengan dukungan dari Tim Resmob Polres Brebes serta Subdit Jatanras dan IT Polda Jateng," ujar Bripka Farkhan Admin Humas Polres Brebes dalam keterangan tertulisnya kepada Realita.co, Minggu (2/3/2025).

Hingga saat ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi, baik dari lingkungan sekitar Desa Kalibuntu maupun tetangga korban," sambungnya.

"Namun, informasi yang diperoleh masih belum menunjukkan keterkaitan langsung dengan peristiwa tersebut. Penyidik terus berkoordinasi dengan ibu korban yang berada di luar negeri serta perwakilan keluarga yang ada di Kalibuntu, Brebes," terang Farkhan.

Selain itu, pemeriksaan oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah juga telah dilakukan guna mengungkap lebih lanjut penyebab dan kronologi kejadian ini.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Desa Kalibuntu dan sekitarnya, yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera menghubungi penyidik melalui layanan pengaduan/informasi Polres Brebes di nomor 0817172004," ungkapnya.

Polisi juga memohon doa dan dukungan agar kasus ini dapat segera terungkap dan terselesaikan dengan baik," tambahnya.

Ditanya lebih rinci, untuk mengetahui perkembangan penanganan kasusnya oleh pihak Polres, dirinya mempersilahkan untuk komunikasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor tersebut.

"Hubungi nomor itu, njih. Ini statemen resmi dari Polres Brebes melalui Humas," jelasnya.

Dari hasil laporan otopsi jenazah almarhum Rizky Setiawan (25), Kepolisian memberikan laporan, bahwa kondisi mayat terdapat luka diwajah dan sekitar kepala. Dan hasil otopsi terhadap korban, didapatkan luka akibat kekerasan tumpul berupa memar pada kepala, wajah, leher, bahu kanan, dada, perut, punggung dan kedua anggota gerak atas, luka lecet pada wajah dan kedua anggota gerak atas, resapan darah pada kulit kepala bagian dalam, kulit leher bagian dalam, otot leher, tenggorok dan dasar tulang tenggorok pendarahan otak. Didapatkan tanda mati lemas dan proses pembusukan titik sebab mati adalah cekik dan kekerasan tumpul pada kepala mengakibatkan pendarahan otak sehingga mati lemas.

Kemarin, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto ketika dikonfirmasi wartawan, mengenai perkembangan penanganannya oleh pihak kepolisian yang sudah berlangsung lima bulan lebih, dirinya mengatakan akan berkoordinasi dengan Ditreskrimum.

"Saya konfirmasi dulu ke Dit Reskrim," ucap Artanto, (1/3/2025).

Sebelumnya, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Gufron Mabruri juga menyoroti adanya dugaan lambannya pengungkapan peristiwa kematian Rizky yang sudah terlalu berlarut-larut.

"Kami (Kompolnas), sudah meminta klarifikasi melalui Kapolda Jateng terkait pengusutan kematian Sdr. RS oleh Polres Brebes," kata Gufron kepada wartawan, Kamis (13/2).

Masih jelas kata Gufron, dari informasi yang diterima, penyidikan kasus ini terus dilakukan oleh Polres dan sejumlah langkah yang telah dilakukan antara lain, melakukan otopsi terhadap korban, pengecekan jejak komunikasi handphone (HP), pemanggilan sejumlah saksi dan lain-lain.

"Kami akan terus monitor dan awasi kinerja tim penyidik Polres dalam mengusut kasus ini," ungkap Gufron yang juga eks Direktur Eksekutif Imparsial.

Jebolan UGM ini juga meminta, Tim Penyidik harus lebih responsif lagi, termasuk jika ada keluhan-keluhan dari keluarga korban terhadap kinerja mereka selama ini. Harus segera direspons dan ditangani keluhannya, jangan didiamkan," tambahnya.

Kompolnas juga menghimbau, agar menggunakan semua sumber daya yang dimiliki oleh kepolisian untuk pengusutan kasus tewasnya ananda Rizky Setiawan.

Dan yang tidak kalah penting lagi adalah sampaikan informasi terkait perkembangan penyidikannya kepada keluarga korban.

"Jadi tidak perlu ditanya dulu oleh keluarga korban, terkait perkembangannya. Hal ini penting sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepolisian dalam menangani laporan dan pengaduan masyarakat,"pungkasnya.(tom)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Curi HP, Dijemput Polisi

SEORANG pria diduga pelaku pencurian telepon genggam berhasil diamankan setelah aksinya diketahui. Penangkapan dilakukan menyusul laporan korban terkait …

Nabil Meninggal Dikeroyok Belasan Orang

MADIUN (Realita)- Seorang pemuda bernama Muhamad Nabil Holili (20) meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis. Korban mengembuskan napas terakhir di …