KOTABARU (Realita) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Paripurna serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru pada Senin (3/3/2025). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari Haji Sayed Jafar, S.H., kepada Bupati Kotabaru terpilih Haji Muhammad Rusli, S.Sos., dan Wakil Bupati terpilih Syairi Mukhlis, S.Sos.
Rapat paripurna yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kotabaru ini dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kotabaru H. Hairul Aswandi, jajaran anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti, yang memimpin jalannya rapat paripurna, menegaskan bahwa serah terima jabatan ini merupakan bagian dari amanat Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.4.3/4378/SJ. Ia menekankan bahwa proses transisi kepemimpinan harus berjalan dengan lancar dan penuh makna demi kesinambungan pemerintahan daerah.
"Serah terima jabatan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi juga momentum penting untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik," ujar Suwanti.
Dalam pidato perdananya, Bupati Kotabaru Haji Muhammad Rusli menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kotabaru. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
"Kami menyadari bahwa tanggung jawab ini sangat besar. Oleh karena itu, kami akan bekerja keras untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan yang berkelanjutan bagi Kotabaru," ujar Muhammad Rusli.
Dalam kepemimpinannya, Muhammad Rusli mengusung visi Kotabaru Hebat, yang mencerminkan nilai-nilai harmonis, energi, bersatu, amanah, dan tangguh. Untuk mencapai visi tersebut, ia merumuskan delapan misi utama, antara lain:
1. Membangun masyarakat yang sehat dan cerdas melalui transformasi sosial.
2. Meningkatkan produktivitas daerah melalui transformasi ekonomi.
3. Mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif.
4. Menjaga keamanan dan ketertiban guna mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.
5. Memantapkan ketahanan sosial serta menjaga budaya dan ekologi.
6. Mendorong pembangunan wilayah yang merata dan berkelanjutan.
7. Mengembangkan infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan.
8. Mengoptimalkan perencanaan dan pembiayaan pembangunan daerah.
Muhammad Rusli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan efisien.
"Pemerintahan yang baik hanya bisa terwujud dengan kerja sama harmonis antara eksekutif dan legislatif. Kami siap berkolaborasi dengan DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Kotabaru," tambahnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotabaru atas penyelenggaraan Pilkada yang demokratis dan transparan.
Selain rapat paripurna, rangkaian acara lainnya turut memeriahkan hari bersejarah ini. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah tradisi penanaman pohon di halaman kantor pemerintahan sebagai simbol ucapan selamat dari masyarakat.
"Daripada memberikan karangan bunga, lebih baik kita menanam pohon. Ini adalah langkah kecil untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang," ujar Muhammad Rusli.
Pada sore harinya, agenda dilanjutkan dengan pembukaan Pasar Wadai, yang menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Pasar ini diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk mereka sekaligus mempererat hubungan sosial.
Di penghujung hari, Bupati dan Wakil Bupati menggelar pertemuan bersama masyarakat di kediaman mereka. Acara ini menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan harapan dan aspirasi kepada pemimpin baru Kotabaru.
Dengan berakhirnya rangkaian acara serah terima jabatan ini, Kabupaten Kotabaru resmi memiliki kepemimpinan baru yang siap membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah.
"Mari kita bersama-sama membangun Kotabaru yang lebih baik, sejahtera, dan berdaya saing," tutup Muhammad Rusli.hai
Editor : Redaksi