SURABAYA (Realita)- Setelah menembak mati raja begal dan curanmor asal Bangkalan, Madura dengan tersangka berinisial Y, tugas tim Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim belum tuntas. Masih ada 8 orang lagi yang masuk dalam target operasi (TO) kasus itu.
"Sementara yang kami amankan ada 4 pelaku. Salah satunya terpaksa kami berikan tindakan tegas keras dan terukur atas nama inisial Y (31) warga Tragah, Bangkalan, Madura," kata AKBP Arbaridi Jumhur, Jumat 7 Maret 2025.
Jumhur menambahkan, jika tugas selanjutnya adalah mengembangkan komplotan pelaku. Kita sudah memiliki datanya dan masih kami identifikasi.
"Pelaku sekitar 8 orang. Mohon waktu ya, nanti perkembangannya akan kami beritahukan lagi," imbuh dia.
Jumhur menyebut, 8 orang yang masuk daftar pencarian orang itu merupakan komplotan yang berperan sebagai pasangan tersangka Y dalam melakukan aksinya.
"Tersangka ini selalu berganti pasangan ketika beraksi. Kadang mereka hanya berdua berboncengan. Kadang bertiga. Dan mereka itu ikut karena diajak oleh tersangka Y (tewas) ini," tegas Jumhur.
Mereka selalu mencari sasaran di perumahan dan perkampungan yang minim keamanan. "Sementara saat begal, mereka menyasar korban di tempat atau jalanan sepi. Seperti di kawasan Surabaya Timur. Atau di Jalan Merr," tutup Jumhur.ty
Editor : Redaksi