SURABAYA (Realita) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersama Pemkab Lamongan belum lama ini melakukan tiga kegiatan sekaligus.
Yakni, penandatanganan MoU Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), penandatanganan Pakta Integritas Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Lamongan, dan penyerahan CSR berupa revitalisasi Alon-Alon Lamongan.
Kegiatan di Ruang Serba Guna Pemkab Lamongan tersebut dihadiri Direktur IT, Digital, dan Operasional Bank Jatim Zulhelfi Abidin, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara.
Zulhelfi mengatakan, Bank Jatim merupakan banknya masyarakat Jawa Timur yang tidak hanya fokus dalam meningkatkan bisnisnya, namun juga mengejar nilai yang bermanfaat bagi masyarakat.
”Seperti yang kita lakukan bersama saat ini, penyerahan CSR Bank Jatim Peduli berupa revitalisasi Alon-Alon Lamongan, sudah menjadi kewajiban kami untuk selalu bersinergi membangun dan mendorong perekonomian daerah di Jawa Timur," ujar Zulhelfi.
"Semoga apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucap Zulhelfi.
Revitalisasi tersebut mencakup penambahan lampu pijar, kursi taman, playground, dan masih banyak lagi. “Kami harap revitalisasi Alon-Alon Lamongan ini dapat memperindah tampilan alon-alon sebagai ruang publik sekaligus wajah kota," ujarnya.
"Selain itu, menambah kenyamanan masyarakat, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Lamongan, mengingat di sekitar Alon-Alon banyak pedagang kaki lima dan UMKM,” tambahnya.
Kemudian terkait ETPD dan TP2DD, menurut Zulhelfi, digitalisasi pajak dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. Maka dari itu, dalam kesempatan tersebut Pemkab Lamongan bersama Bank Jatim juga melaksanakan high level meeting.
”Pemenuhan kebutuhan masyarakat menuntut Bank Jatim untuk terus berinovasi memberikan kemudahan layanan, seperti m-banking, penggunaan QRIS, dan termasuk ETPD," kata Zulhelfi.
"Tujuannya adalah untuk mewujudkan perluasan less cash society dan keuangan inklusif,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerangkan, penggunaan ETPD akan memberikan kemudahan dalam administrasi.
Sebab, kata Bupati, validasi pajak, prosedur pelaporan, dan pembayaran dilakukan secara digital melalui QRIS, mobile banking, hingga virtual account.
Yuhronur menegaskan, pembayaran pajak secara digital sejatinya dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. ”Dengan menggunakan elektronifikasi akan mengurangi transaksi dari tangan ke tangan," ujarnya.
"Dengan ini pembayaran langsung tercatat dengan baik, bisa dianalisis, dan diimplementasi secara cepat, akurat, dan akuntabel,” tuturnya. gan
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-37078-bank-jatim-pemkab-lamongan-sinergi-tingkatkan-pelayanan