Ketua Legislatif Kota Malang dan Kota Batu Bahas Sinergitas

BATU (Realita)- Momen Ramadhan 1446 Hijriah menjadi special bagi DPRD Kota Batu karena mendapatkan kunjungan istimewa sesama ketua legislatif di wilayah Malang Raya.

Kedatanganya dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS, ke kantor DPRD Kota Batu yang disambut hangat penuh keakraban oleh Ketua DPRD Batu HM.Didik Subiyanto, SH,di ruang kerjanya pada, Senin (10/3/25).

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya sangat bangga bisa bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Batu dan di sambut oleh beberapa anggota dewan lainya salah satunya Khamin Tohari.

Kunjungan Ketua DPRD Kota Malang ke kantor dewan Batu, tak lain adalah untuk melakukan sinergitas antara Kota Malang dan Kota Batu yang menjadi bagian yang tidak bisa terabaikan tak ketinggalan pula kebersamaan dengan Kabupaten Malang. Hal itu yang di kemas menjadi pemerintahan wilayah Malang Raya.

"Paska dilantiknya tiga Ketua DPRD meliputi Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang, dan dilanjutkan dengan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah se Malang Raya oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Dari tindak lanjut itu Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak melakukan roadshownya di wilayah Malang Raya,"kata Amithya.

Hal itu disampaikan Amithya, ketiga pimpinan DPRD se Malang Raya komunikasinya sudah terbangun sejak dulu sebelum kami menjabat Ketua DPRD saat ini. Bentuk komunikasi sinergitas yang terbangun baik dan kondisif antara Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang sangat terbukti bagus.

"Kami selaku pimpinan Dewan Kota Malang, akan melakukan agenda kerja untuk sinergi dan kolaborasi bersama-sama dengan Pemkot Batu terutama tentang air dan masalah transportasi lintas jalan. Jika Kota Batu dan Kabupaten Malang ada wisata alam. Tetapi Kota Malang sebagai wisata pendidikan yang harus di update, agar dunia pendidikan Kota Malang tetap jadi daya tarik masyarakat. Begitu juga Kota Malang pusat kuliner dan wisata buatan area seperti Malang Heritage,"ucap Amithya.

Maka dari obyek yang berbeda di tiga pemerintah daerah Malang Raya ini, terkait infrastruktur dan sarpras jalan agar bisa terkoneksi kan ketiga secara baik. Sehingga efek positif di tiga pemerintah daerah nantinya akan mendapatkan sesuai porsinya.

Masalah insfrastruktur dampak kemacetan di kota Malang, ada faktor jalan yang tetap tidak sebanding jumlah kendaraan yang semakin banyak. Juga masuk pada musim penghujan ada di beberapa titik kota Malang selalu mengalami banjir. Hal ini menjadi pemicu terjadinya kemacetan pula. Maka dalam tahun anggaran 2025 ini, Pemkot Malang akan melakukan peningkatan dan perbaikan saluran air dari bantuan Pemprov Jatim sebesar Rp.35 miliar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu HM. Didik Subiyanto, SH mengatakan, terimakasih atas kehadiranya Ketua DPRD Kota Malang karena kunjungan ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi dalam membangun kebersamaan antara Kota Batu Dan Kota Malang. Bagaimana pun kedua wilayah ini memiliki potensi yang berbeda pula.

"Karena Kota Malang sangat kuat penyandang kota pendidikan, sedangkan Batu merupakan kota pariwisata. Maka kedua wilayah itu merupakan simbiosis mutualisme (saling membutuhkan), baik secara mikro maupun makro. Maka sinergitas tidak bisa terlewatkan, justru harus dibagun kebersamaan agar saling menguatkan di segala sektor,"kata Didik Subiyanto. (Ton)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Prabowo Resmikan Kilang Minyak Balikpapan

BALIKPAPAN (Realita)- Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). …